Indonesia Minta Diskon ke Korsel Soal Pembayaran Proyek Jet Tempur KF-21
Senin, 06 Mei 2024 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Prabowo Upayakan Pelunasan Jet Tempur KF-21 Boramae ke Korea
Jet tempur KF-21 yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI) dalam sebuah proyek yang sebagian didukung oleh Indonesia dirancang untuk menjadi alternatif yang lebih murah dari jet siluman atau F-35 buatan AS, yang menjadi sandaran Korea Selatan.
Yonhap melaporkan, bahwa Indonesia akan menerima lebih sedikit transfer teknologi dari Korea Selatan sebagai bagian dari pengurangan kontribusi pembayaran dalam proyek bersama jet tempur tersebut.
Sebelumnya disebutkan bahwa Korea Selatan dan Indonesia telah mencapai kesepakatan pada 2022 soal perselisihan tentang pendanaan untuk proyek jet tempur bersama senilai lebih dari 8 triliun won setelah Indonesia menghentikan pembayaran bagian 20% dari biaya pengembangan.
Pemerintah Korea Selatan sempat meminta pemerintah Indonesia untuk menuntaskan proyek pengembangan pesawat tempur, keberlanjutan proyek tersebut masih menjadi tanda tanya, karena fokus pemerintahan saat ini adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proses kerja sama juga bertambah rumit lantaran dua warga negara Indonesia dituding mencuri teknologi pesawat tempur.
Jet tempur KF-21 yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI) dalam sebuah proyek yang sebagian didukung oleh Indonesia dirancang untuk menjadi alternatif yang lebih murah dari jet siluman atau F-35 buatan AS, yang menjadi sandaran Korea Selatan.
Yonhap melaporkan, bahwa Indonesia akan menerima lebih sedikit transfer teknologi dari Korea Selatan sebagai bagian dari pengurangan kontribusi pembayaran dalam proyek bersama jet tempur tersebut.
Sebelumnya disebutkan bahwa Korea Selatan dan Indonesia telah mencapai kesepakatan pada 2022 soal perselisihan tentang pendanaan untuk proyek jet tempur bersama senilai lebih dari 8 triliun won setelah Indonesia menghentikan pembayaran bagian 20% dari biaya pengembangan.
Pemerintah Korea Selatan sempat meminta pemerintah Indonesia untuk menuntaskan proyek pengembangan pesawat tempur, keberlanjutan proyek tersebut masih menjadi tanda tanya, karena fokus pemerintahan saat ini adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proses kerja sama juga bertambah rumit lantaran dua warga negara Indonesia dituding mencuri teknologi pesawat tempur.
(akr)
Lihat Juga :