alexametrics

MRT Jadi Bukti Indonesia Tak Kalah dengan Singapura

loading...
MRT Jadi Bukti Indonesia Tak Kalah dengan Singapura
Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan saat ini infrastruktur dan transportasi di Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain seperti Malaysia atau Singapura. Infrastruktur dan transportasi negeri ini mulai bergerak ke arah modern.

Indikasinya adalah pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) yang akan beroperasi pada Maret mendatang. Adanya proyek ini cukup membanggakan karena Indonesia akhirnya memiliki kereta api bawah tanah seperti halnya di Jepang. Meskipun dibangunnya cukup terlambat.

"MRT ini menjadi satu langkah bukti bahwa kemampuan bangsa indonesia, bila mau dan bersedia sama baiknya dengan negara-negara maju lainnya," ujar Budi Karya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).



Selain MRT, infrastruktur negeri ini yang tidak kalah dengan negara lain adalah pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Terminal 3). Bahkan Bandara Soekarno Hatta masuk 10 besar dalam daftar proyek terbaik di dunia.

Juga pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok yang diperkirakan bisa menyaingi pelabuhan Singapura yakni Singapore Cruise Center.

"Keberhasilan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Tanjung Priok, Kereta MRT Jakarta, ini bukti bahwa kemampuan bangsa Indonesia sama dengan negara-negara maju lainnya," jelasnya.

Namun, ia tidak ingin berpuas diri. Pembangunan dan pengembangan infastruktur ini juga harus diimbangi dengan kecakapan sumber daya manusianya. Karena itu, ia meminta para pegawainya bekerja lebih keras lagi. Sehingga pelayanan di Indonesia bisa melebihi negara-negara maju lainnya seperti Singapura dan Malaysia.

"Pak Presiden selalu menyampaikan bahwa apa yang terjadi di dunia saat ini adalah persaingan. Kita jangan kalah dalam persaingan," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak