Rusia Tak Bergeming Dihantam Sanksi Barat, Simpanan Deposito Crazy Rich Naik Pesat
Kamis, 23 Mei 2024 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhir tahun 2023, 29,4% tabungan nasabah kaya disimpan dalam mata uang asing, sedangkan 70,6% sisanya dalam rubel.
Untuk pertama kalinya, analis di Frank RG mengidentifikasi segmen individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi (VHNWI) di Rusia, mengacu pada mereka yang asetnya melebihi 500 juta rubel (USD5 juta). Konsultan mencatat pada akhir 2023, jumlahnya mencapai sekitar 4.000 orang atau setara meningkat 60% dalam year to year.
Total modal yang dimiliki oleh orang super kaya di Rusia, jumlahnya setara dengan lebih dari USD145 miliar pada tahun 2023, kata Frank RG. Angka tersebut mewakili pertumbuhan 62% dari tahun sebelumnya. Namun, orang kaya Rusia masih memiliki sekitar 60-65% dari aset mereka di luar negeri.
Pada tahun 2022, Rusia menjadi sasaran rentetan sanksi internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait perangnya di Ukraina. Langkah-langkah tersebut di antaranya daftar hitam untuk sebagian besar bank negara itu dan memotongnya dari sistem keuangan bank global, SWIFT, hingga membekukan USD300 miliar cadangan devisa Rusia.
Pembatasan tersebut menyebabkan penurunan 26% di segmen HNWI untuk tahun itu. Saat ini, segmen HNWI menyumbang sekitar 23% dari total modal keuangan Rusia - termasuk uang yang disimpan dalam rekening dan deposito, serta aset yang dimiliki dalam bentuk sekuritas.
Untuk pertama kalinya, analis di Frank RG mengidentifikasi segmen individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi (VHNWI) di Rusia, mengacu pada mereka yang asetnya melebihi 500 juta rubel (USD5 juta). Konsultan mencatat pada akhir 2023, jumlahnya mencapai sekitar 4.000 orang atau setara meningkat 60% dalam year to year.
Total modal yang dimiliki oleh orang super kaya di Rusia, jumlahnya setara dengan lebih dari USD145 miliar pada tahun 2023, kata Frank RG. Angka tersebut mewakili pertumbuhan 62% dari tahun sebelumnya. Namun, orang kaya Rusia masih memiliki sekitar 60-65% dari aset mereka di luar negeri.
Pada tahun 2022, Rusia menjadi sasaran rentetan sanksi internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait perangnya di Ukraina. Langkah-langkah tersebut di antaranya daftar hitam untuk sebagian besar bank negara itu dan memotongnya dari sistem keuangan bank global, SWIFT, hingga membekukan USD300 miliar cadangan devisa Rusia.
Pembatasan tersebut menyebabkan penurunan 26% di segmen HNWI untuk tahun itu. Saat ini, segmen HNWI menyumbang sekitar 23% dari total modal keuangan Rusia - termasuk uang yang disimpan dalam rekening dan deposito, serta aset yang dimiliki dalam bentuk sekuritas.
(akr)
Lihat Juga :