Wanti-wanti Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Legislator Beri Catatan Ini
Jum'at, 24 Mei 2024 - 16:37 WIB
loading...
Rencana Pemerintah yang akan melaksanakan pembatasan distribusi Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi pada tahun 2025 diingatkan agar dilakukan dengan hati-hati. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana Pemerintah yang akan melaksanakan pembatasan distribusi Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi pada tahun 2025 diingatkan agar dilakukan dengan hati-hati. Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto meminta, Pemerintah menyiapkan skenario yang tidak merugikan masyarakat kurang mampu jika kebijakan itu diberlakukan.
Baca Juga: BBM Pertalite Mau Dibatasi Tahun Ini, Pengamat Wanti-wanti Timbulkan Masalah Baru
Mulyanto mengingatkan pembatasan distribusi BBM bersubsidi ini harus secara hati-hati diimplementasikan di lapangan, baik penetapan kriteria kendaraan bermotor maupun pentahapannya. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan masalah baru di masyarakat.
"Sebagaimana tercantum dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal tahun 2025, Pembatasan distribusi BBM bersubsidi memang sudah seharusnya dijalankan oleh Pemerintah. Wacana ini kan sudah lama berkembang, karena diketahui terjadi ketidaktepat sasaran yang memicu ketidakadilan dalam distribusi BBM bersubsidi, dimana orang kaya atau mobil mewah kedapatan masih banyak yang menggunakan BBM bersubsidi. Padahal BBM bersubsidi ini kan ditujukan untuk masyarakat miskin dan rentan," tutur Mulyanto dalam keterangan resminya, Jumat (24/5/2024).
Baca Juga: Siap-siap, Beli BBM Pertalite Bakal Dibatasi Tahun Ini
Baca Juga: BBM Pertalite Mau Dibatasi Tahun Ini, Pengamat Wanti-wanti Timbulkan Masalah Baru
Mulyanto mengingatkan pembatasan distribusi BBM bersubsidi ini harus secara hati-hati diimplementasikan di lapangan, baik penetapan kriteria kendaraan bermotor maupun pentahapannya. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan masalah baru di masyarakat.
"Sebagaimana tercantum dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal tahun 2025, Pembatasan distribusi BBM bersubsidi memang sudah seharusnya dijalankan oleh Pemerintah. Wacana ini kan sudah lama berkembang, karena diketahui terjadi ketidaktepat sasaran yang memicu ketidakadilan dalam distribusi BBM bersubsidi, dimana orang kaya atau mobil mewah kedapatan masih banyak yang menggunakan BBM bersubsidi. Padahal BBM bersubsidi ini kan ditujukan untuk masyarakat miskin dan rentan," tutur Mulyanto dalam keterangan resminya, Jumat (24/5/2024).
Baca Juga: Siap-siap, Beli BBM Pertalite Bakal Dibatasi Tahun Ini
Lihat Juga :