Pemerintah Komitmen Terapkan Bayar Tol Tanpa Sentuh, RITS Siap Berkolaborasi
Rabu, 29 Mei 2024 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Bukan hanya efiensi waktu dan biaya, penerapan MLFF juga menghadirkan transparansi operasional yang dapat berdampak meningkatnya pendapatan negara serta mengakselerasi transformasi digital di Indonesia. Selain itu, penerapan MLFF juga bermanfaat dari sisi lingkungan dan soial. Selama ini, gerbang tol dan sekitarnya menjadi titik konsentrasi polusi karena banyaknya kendaraan yang berhenti dan mengantre untuk membayar tol.
“Dengan hadirnya MLFF, masyarakat Indonesia tidak perlu lagi membuang waktu percuma karena kemacetan di pintu tol, sehingga punya waktu lebih banyak untuk meningkatkan produktivitas maupun bersama keluarga,” pungkas Attila.
MLFF telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN) non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Nomor 6 Tahun 2024. Proyek MLFF dilaksanakan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), merupakan investasi asing langsung (foreign direct investment) dari Hungaria senilai USD300 juta (Rp4,5 triliun).
Adapun RITS menjadi badan usaha pelaksana (BUP) program MLFF setelah memenangi tender sesuai Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021.
Sistem MLFF ini sejak 12 Desember 2023 diujicobakan di Tol Mandara Bali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Rencananya, sistem MLFF ini akan diterapkan bertahap mulai dari Tol Mandara Bali pada Oktober 2024. Selama masa transisi ini, sistem yang digunakan adalah Single Lane Free Flow dengan tetap menggunakan barrier.
“Dengan hadirnya MLFF, masyarakat Indonesia tidak perlu lagi membuang waktu percuma karena kemacetan di pintu tol, sehingga punya waktu lebih banyak untuk meningkatkan produktivitas maupun bersama keluarga,” pungkas Attila.
MLFF telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN) non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Nomor 6 Tahun 2024. Proyek MLFF dilaksanakan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), merupakan investasi asing langsung (foreign direct investment) dari Hungaria senilai USD300 juta (Rp4,5 triliun).
Adapun RITS menjadi badan usaha pelaksana (BUP) program MLFF setelah memenangi tender sesuai Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021.
Sistem MLFF ini sejak 12 Desember 2023 diujicobakan di Tol Mandara Bali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Rencananya, sistem MLFF ini akan diterapkan bertahap mulai dari Tol Mandara Bali pada Oktober 2024. Selama masa transisi ini, sistem yang digunakan adalah Single Lane Free Flow dengan tetap menggunakan barrier.
(akr)
Lihat Juga :