alexametrics

Harga Karet Dunia Menurun, Jokowi Turun Tangan

loading...
Harga Karet Dunia Menurun, Jokowi Turun Tangan
Presiden Joko Widodo membahas harga keret dunia bersama Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Harga karet dunia terus melemah. Data Bloomberg pada Rabu (13/3), harga karet dunia untuk kontrak Agustus 2019 di bursa berjangka Tokyo Commodity Exchange (TOCOM) berada di level 197,30 yen Jepang per kilogram. Harga ini lebih rendah dari awal Maret yang sempat menyentuh level 206,20 yen per kg.

Melemahnya harga karet dunia membuat Presiden Joko Widodo turun tangan. Dalam menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Luar Negeri Thailand, Don Pramudwinai, Jokowi ingin tiga negara Asia Tenggara penghasil karet bergabung dan urun rembug meningkatkan harga karet.

"Jika Indonesia, Thailand, dan Malaysia digabung menjadi satu maka kita akan menjadi produsen karet yang paling besar di dunia," ungkap Jokowi seperti dikutip Laman Setkab di Jakarta, Rabu (13/3/2019).



Dengan semakin mengkerutnya harga karet dunia, Jokowi menegaskan tidak ada pilihan lain bagi ketiga negara di ASEAN ini, untuk memperkuat kerjasama agar harga karet bisa kembali elastis.

"Dari hasil pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Thailand, mereka menyampaikan komitmennya mengenai kerjasama dalam konteks mencegah semakin menurunnya harga karet dunia," tandas Kepala Negara.

Anjloknya harga karet alam dunia sejak awal tahun, karena suplai komoditas ini tidak mampu memenuhi permintaan. Sementara gejolak global membuat beberapa negara mengurangi ekspor karet.

Adapun tiga negara produsen utama karet alam yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC), yakni Thailand, Indonesia, dan Malaysia sepakat mengurangi ekspor karet sebanyak 200.000 hingga 300.000 metrik ton.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak