Garuda Metalindo Bidik Penjualan Rp1,7 T dari Kendaraan Listrik

Jum'at, 31 Mei 2024 - 17:54 WIB
loading...
Garuda Metalindo Bidik...
PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) dalam paparan publik, Kamis (30/5/2024). FOTO/Dinar Fitra Maghisza
A A A
JAKARTA - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membidik penjualan sebesar Rp1,7 triliun pada akhir 2024. Pertumbuhan ditargetkan menembus 15 persen dengan profit double digit. Manajemen produsen komponen otomotif itu meyakini dapat memacu pendapatan dengan sejumlah strategi mulai dari penetrasi market kendaraan listrik (EV), industri dan infrastruktur, dan memacu ekspor.

“Tahun 2024 kami merencanakan (pendapatan) Rp1,7 triliun. Jadi pertumbuhan sekitar kurang lebih 15% dengan net profit kami harapkan masih bisa mencapai 2 digit,” kata Direktur BOLT, Anthony Wijaya, dalam paparan publik, Kamis (30/5/2024).

Baca Juga: BSI Sepakat Bagi Dividen Rp855 M, Naik Dua Kali Lipat

Anthony menyebut permintaan komponen otomotif untuk pasar ekspor masih terbuka luas di tengah pertumbuhan penjualan kendaraan global. Saat ini pangsa pasar ekspor BOLT terbesar datang dari Jerman, Thailand, Meksiko, hingga daratan Amerika Latin lainnya.

Sepanjang 2023, nilai ekspor BOLT menembus Rp69 miliar, naik 7,6% year-on-year (yoy) dibandingkan tahun 2022. Dalam industri EV, Anthony mengakui Indonesia memiliki peluang besar dalam ekosistem motor dan mobil listrik, meskipun volume pembelian dinilai masih cenderung rendah.

Baca Juga: Emiten Sandiaga Uno Saratoga Tebar Dividen Rp298 M Meski Rugi Rp10 T

Namun beberapa produsen EV, terangnya, sudah menjadi kustomer BOLT, mulai dari Alfa, Seeds, hingga Electrum, sehingga berpeluang memacu topline perseroan apabila diiringi pertumbuhan penjualan EV.

Dari sisi penjualan, permintaan komponen EV juga masih rendah jika dibandingkan total penjualan komponen otomotif kendaraan konvensional.

“Namun kami lihat pertumbuhannya ke depan lebih established ya, kalau kami bilang nih contoh mobil-mobil EV baru yang masuk, seperti BYD,” paparnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved