Strategi Modernland Realty Tetap Bertahan di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Properti
Rabu, 05 Juni 2024 - 10:56 WIB
loading...
PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) memaparkan kinerja keuangan perseroan sepanjang 2023, yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) memaparkan kinerja keuangan perseroan sepanjang 2023, yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Mei 2024, lalu. Emiten properti itu membukukan pendapatan Rp1,15 triliun per 31 Desember 2023 yang meningkat 4,86% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,10 triliun.
Baca Juga: Penjualan Residensial Capai Rp1,45 T, Modernland Bawa Pemasar Berprestasi Terbang ke Eropa
Kenaikan ini didorong adanya pengakuan atas penjualan unit apartemen Cleon Park di Jakarta Garden City. Sementara itu, per 31 Desember 2023, laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp197,19 miliar, atau mengalami penurunan 33,69% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp297,37 miliar.
Penurunan laba usaha terutama disebabkan adanya peningkatan beban penjualan sebesar 52,09% dan penurunan pendapatan operasional lainnya sebesar 70,76%. Meski begitu aset Perseroan secara keseluruhan memperlihatkan kenaikan 1,19% dari Rp13,53 triliun di tahun 2022.
Baca Juga: Tahun 2024 Waktu yang Tepat Beli Rumah, Berikut Pertimbangannya
Hingga akhir Desember 2023, tercatat total aset Perseroan mencapai Rp13,69 triliun. Total aset lancar Perseroan tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,90 triliun, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp2,46 triliun.
Semakin ketatnya persaingan yang terjadi di industri properti mengharuskan Perseroan memiliki strategi khusus dalam menghadapi tantangan persaingan industri. Perseroan berencana menetapkan berbagai strategi pemasaran dalam rangka mempertahankan pangsa pasar serta meraih peluang usaha.
Baca Juga: Penjualan Residensial Capai Rp1,45 T, Modernland Bawa Pemasar Berprestasi Terbang ke Eropa
Kenaikan ini didorong adanya pengakuan atas penjualan unit apartemen Cleon Park di Jakarta Garden City. Sementara itu, per 31 Desember 2023, laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp197,19 miliar, atau mengalami penurunan 33,69% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp297,37 miliar.
Penurunan laba usaha terutama disebabkan adanya peningkatan beban penjualan sebesar 52,09% dan penurunan pendapatan operasional lainnya sebesar 70,76%. Meski begitu aset Perseroan secara keseluruhan memperlihatkan kenaikan 1,19% dari Rp13,53 triliun di tahun 2022.
Baca Juga: Tahun 2024 Waktu yang Tepat Beli Rumah, Berikut Pertimbangannya
Hingga akhir Desember 2023, tercatat total aset Perseroan mencapai Rp13,69 triliun. Total aset lancar Perseroan tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,90 triliun, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp2,46 triliun.
Semakin ketatnya persaingan yang terjadi di industri properti mengharuskan Perseroan memiliki strategi khusus dalam menghadapi tantangan persaingan industri. Perseroan berencana menetapkan berbagai strategi pemasaran dalam rangka mempertahankan pangsa pasar serta meraih peluang usaha.
Lihat Juga :