Ketangguhan Ekonomi Rusia Diakui Bank Dunia, Proyeksi Pertumbuhan Dikerek Naik
Rabu, 12 Juni 2024 - 13:17 WIB
loading...
Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Rusia untuk tahun 2024 dan 2025, mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Rusia untuk tahun 2024 dan 2025, mendatang. Dalam revisi yang dirilis Selasa, kemarin waktu setempat memperlihatkan, proyeksi ekonomi Rusia mengalami kenaikan.
Baca Juga: Putin Menang Telak, Ekonomi Rusia Berhasil Masuk 4 Besar Dunia
Menurut Prospek Ekonomi Global 2024, PDB Rusia akan tumbuh 2,9% tahun ini dan 1,4% pada 2025. Angka tersebut mengalami perubahan ke arah lebih baik, dari perkiraan sebelumnya masing-masing sebesar 2,2% dan 1,1%.
Bank Dunia menambahkan, bahwa ekonomi Rusia melewati ekspektasi pada tahun 2023, dengan pertumbuhan yang meningkat menjadi 3,6% pada tahun lalu. Raihan itu mengalami peningkatan tajam dari prediksi Januari sebesar 2,6% dan proyeksi Oktober sebesar 1,6%.
"Peningkatan ini sebagian besar mencerminkan permintaan swasta yang lebih kuat dari perkiraan, didukung oleh hipotek bersubsidi, langkah-langkah fiskal, dan pasar tenaga kerja yang ketat," tulis lembaga itu.
Bank Dunia juga mencatat bahwa peningkatan pengeluaran militer juga telah meningkatkan aktivitas. Baca Juga:Saat Dedolarisasi Terus Menggema, Bisnis Rusia Bergeser ke Bank-bank Kecil China
Lebih lanjut dinyatakan bahwa "sementara itu melihat pertumbuhan yang kuat pada akhir 2023, maka aktivitas sepanjang 2024 diperkirakan akan meningkatkan, pengetatan langkah-langkah makroprudensial yang diantisipasi dan pengurangan penyediaan hipotek bersubsidi diatur untuk meredam permintaan swasta."
Baca Juga: Putin Menang Telak, Ekonomi Rusia Berhasil Masuk 4 Besar Dunia
Menurut Prospek Ekonomi Global 2024, PDB Rusia akan tumbuh 2,9% tahun ini dan 1,4% pada 2025. Angka tersebut mengalami perubahan ke arah lebih baik, dari perkiraan sebelumnya masing-masing sebesar 2,2% dan 1,1%.
Bank Dunia menambahkan, bahwa ekonomi Rusia melewati ekspektasi pada tahun 2023, dengan pertumbuhan yang meningkat menjadi 3,6% pada tahun lalu. Raihan itu mengalami peningkatan tajam dari prediksi Januari sebesar 2,6% dan proyeksi Oktober sebesar 1,6%.
"Peningkatan ini sebagian besar mencerminkan permintaan swasta yang lebih kuat dari perkiraan, didukung oleh hipotek bersubsidi, langkah-langkah fiskal, dan pasar tenaga kerja yang ketat," tulis lembaga itu.
Bank Dunia juga mencatat bahwa peningkatan pengeluaran militer juga telah meningkatkan aktivitas. Baca Juga:Saat Dedolarisasi Terus Menggema, Bisnis Rusia Bergeser ke Bank-bank Kecil China
Lebih lanjut dinyatakan bahwa "sementara itu melihat pertumbuhan yang kuat pada akhir 2023, maka aktivitas sepanjang 2024 diperkirakan akan meningkatkan, pengetatan langkah-langkah makroprudensial yang diantisipasi dan pengurangan penyediaan hipotek bersubsidi diatur untuk meredam permintaan swasta."
Lihat Juga :