Nasib Rupiah Kian Terpuruk, Sore Ini Ditutup Tembus Rp16.400 per USD
Jum'at, 14 Juni 2024 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, UE mengumumkan tarif tinggi antara 17 persen hingga 30 persen untuk impor kendaraan listrik Tiongkok. SAIC Motor Corp Ltd adalah yang paling terpukul karena menghadapi bea perdagangan paling tinggi di antara perusahaan sejenis.
UE mengikuti jejak AS dalam mengenakan tarif pada sektor kendaraan listrik China yang berkembang pesat. Namun tidak seperti AS, UE memang mewakili pasar utama bagi pembuat kendaraan listrik Tiongkok.
Tarif tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa UE dan AS akan memberlakukan lebih banyak pembatasan terhadap impor China, sementara Beijing juga dapat mengumumkan tindakan pembalasan, yang akan merusak hubungan antara negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
Dari sentimen domestik, risiko ekonomi global masih cenderung negatif, meskipun ada kemungkinan beberapa kejutan yang positif. Penyebabnya adalah ketegangan geopolitik yang meningkat dapat menyebabkan harga komoditas bergejolak, sementara fragmentasi perdagangan lebih lanjut berisiko menyebabkan gangguan tambahan pada jaringan perdagangan.
Kemudian, ketidakpastian kebijakan perdagangan telah mencapai tingkat yang sangat tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan pemilihan umum (pemilu) di seluruh dunia sejak 2000. Inflasi terus menerus juga dapat menyebabkan penundaan dalam pelonggaran moneter.
UE mengikuti jejak AS dalam mengenakan tarif pada sektor kendaraan listrik China yang berkembang pesat. Namun tidak seperti AS, UE memang mewakili pasar utama bagi pembuat kendaraan listrik Tiongkok.
Tarif tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa UE dan AS akan memberlakukan lebih banyak pembatasan terhadap impor China, sementara Beijing juga dapat mengumumkan tindakan pembalasan, yang akan merusak hubungan antara negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
Dari sentimen domestik, risiko ekonomi global masih cenderung negatif, meskipun ada kemungkinan beberapa kejutan yang positif. Penyebabnya adalah ketegangan geopolitik yang meningkat dapat menyebabkan harga komoditas bergejolak, sementara fragmentasi perdagangan lebih lanjut berisiko menyebabkan gangguan tambahan pada jaringan perdagangan.
Kemudian, ketidakpastian kebijakan perdagangan telah mencapai tingkat yang sangat tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan pemilihan umum (pemilu) di seluruh dunia sejak 2000. Inflasi terus menerus juga dapat menyebabkan penundaan dalam pelonggaran moneter.
Lihat Juga :