Lawan Sanksi Baru AS, Rusia dan China Berhasil Temukan Solusi Pembayaran

Sabtu, 22 Juni 2024 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Menggunakan bank-bank di wilayah perbatasan memudahkan perantara yang bekerja atas nama perusahaan-perusahaan Rusia untuk berpindah-pindah di antara mereka. Skema yang melibatkan bank-bank kecil yang memiliki bisnis terbatas untuk mengurangi potensi kerugian bagi China.

Namun, jendela bagi mereka untuk melakukan pembayaran untuk perusahaan-perusahaan Rusia mungkin menyempit. Seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan bulan ini bahwa mereka sedang berupaya mengidentifikasi bank-bank kecil dengan departemen kepatuhan yang lebih lemah yang masih membantu memproses transaksi yang membantu produksi militer Rusia.

Baca Juga: Negara-negara Kaya Mulai Buang Dolar, Menjauh dari Dominasi AS

Perdagangan dengan Beijing menjadi lebih penting bagi Rusia sejak Moskow mengirim tentaranya ke Ukraina pada Februari 2022. Bank-bank Rusia kemudian diblokir dari sistem pembayaran global SWIFT. Sementara, banyak negara dan perusahaan Barat memutuskan hubungan dengan Rusia.

"Setelah kunjungan Putin, bank-bank telah muncul di salah satu provinsi di China yang membuka akun NRA untuk perusahaan-perusahaan Rusia di wilayah China," kata salah satu sumber perbankan kepada Reuters, dilansir Sabtu (22/6/2024).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Rekomendasi
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved