Direktur Utama Pertamina Ajak Pemred Media Kunjungi Desa Energi Berdikari
Minggu, 23 Juni 2024 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pengelolaannya, imbuh Fajriyah, Pertamina memberikan kepercayaan kepada Badan Usaha Desa (BumDes) Desa Keliki. Hingga saat ini, EBT di Desa Keliki memberikan manfaat kepada 1.200 Kepala Keluarga.
Lebih lanjut, Fajriyah menambahkan agar program ini terus berlanjut dan bisa berdikari secara ekonomi dan energi. Kemudian, bisnis digital marketing menjadi fokus kegiatan dengan menjaring 25 orang pemuda yang menghasilkan 15 UMKM melalui kerja sama pemuda desa dengan produk kemasan hingga pupuk kompos.
Program terus dikembangkan agar dapat berdampak lebih besar, melalui edukasi kepada anak-anak PAUD, TK, dan SD di sekitar Keliki, terkait dampak sampah pada ekosistem, pengolahan sampah, dan pemanfaatan energi bersih.
Ketua BUMDes Yowana Bakti Keliki I Wayan Sumada menyampaikan apresiasi kepada Pertamina yang telah mengubah Keliki menjadi desa energi berdikari.
"Pertamina telah mendarah daging di Desa Keliki. Di sawah ada Pertamina, di sekolah ada Pertamina, di pengolahan sampah ada Pertamina. Jadi di mana-mana ada Pertamina," kata I Wayan Sumada.
Sejak adanya pompa air yang menggunakan energi matahari dan pupuk kompos dari pengolahan sampah untuk sawah, hasil panen padi organik di Desa Keliki bertambah dari 5 ton hingga 8 ton per hektare dalam satu kali panen atau diatas rata-rata sawah pada umumnya, yaitu 7 ton per hektare tambah Sumada.
Manfaat lain di bidang lingkungan, pelatihan bagi 30 ibu rumah tangga untuk produksi eco-enzym, salah satu katalisator untuk mempercepat proses pembentukan pupuk kompos sehingga berdampak penghematan biaya pupuk sebesar Rp4,3 juta per siklus.
Lebih lanjut, Fajriyah menambahkan agar program ini terus berlanjut dan bisa berdikari secara ekonomi dan energi. Kemudian, bisnis digital marketing menjadi fokus kegiatan dengan menjaring 25 orang pemuda yang menghasilkan 15 UMKM melalui kerja sama pemuda desa dengan produk kemasan hingga pupuk kompos.
Program terus dikembangkan agar dapat berdampak lebih besar, melalui edukasi kepada anak-anak PAUD, TK, dan SD di sekitar Keliki, terkait dampak sampah pada ekosistem, pengolahan sampah, dan pemanfaatan energi bersih.
Ketua BUMDes Yowana Bakti Keliki I Wayan Sumada menyampaikan apresiasi kepada Pertamina yang telah mengubah Keliki menjadi desa energi berdikari.
"Pertamina telah mendarah daging di Desa Keliki. Di sawah ada Pertamina, di sekolah ada Pertamina, di pengolahan sampah ada Pertamina. Jadi di mana-mana ada Pertamina," kata I Wayan Sumada.
Sejak adanya pompa air yang menggunakan energi matahari dan pupuk kompos dari pengolahan sampah untuk sawah, hasil panen padi organik di Desa Keliki bertambah dari 5 ton hingga 8 ton per hektare dalam satu kali panen atau diatas rata-rata sawah pada umumnya, yaitu 7 ton per hektare tambah Sumada.
Manfaat lain di bidang lingkungan, pelatihan bagi 30 ibu rumah tangga untuk produksi eco-enzym, salah satu katalisator untuk mempercepat proses pembentukan pupuk kompos sehingga berdampak penghematan biaya pupuk sebesar Rp4,3 juta per siklus.
Lihat Juga :