Sinyal Kenaikan Harga BBM Makin Kuat, Menteri Arifin: Tanya Bu Sri Kapan Kumpulnya
Selasa, 25 Juni 2024 - 10:29 WIB
loading...
Saat sinyal kenaikan harga BBM semakin kuat seiring dengan pelemahan kurs rupiah yang semakin tajam, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengaku siap membahas subsidi energi dengan Sri Mulyani. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ), Arifin Tasrif mengaku, belum adanya rapat antar Kementerian/Lembaga yang membahas nasib harga Bahan Bakar Minyak atau BBM subsidi maupun non subsidi untuk Juli 2024.
Sama halnya dengan harga BBM , Arifin juga mengatakan, pemerintah belum melakukan pembahasan soal kelanjutan harga listrik usai Juni 2024 ini. "Belum dibahas (rapat)," jelasnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga: Rupiah Terperosok ke 16.400, Anggaran Subsidi BBM dan Listrik Bisa Tambah Bengkak
Ia pun menyatakan, pihaknya menunggu koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terlebih dahulu. Sebab menurutnya, sejauh ini kementeriannya sudah siap membahas nasib subsidi BBM di tengah tingginya harga minyak mentah dunia.
"Tanya Bu (Menteri Keuangan) Sri Mulyani tuh, saya kan tiap saat siap. Tanya beliau (Srimul) kapan mau ngumpulnya (membahas subsidi)," tutupnya.
Sebelumnya Arifin mengungkapkan, pertimbangan pemerintah menahan harga BBM tetap stabil hingga Juni 2024 guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19.
Baca Juga: Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?
Sama halnya dengan harga BBM , Arifin juga mengatakan, pemerintah belum melakukan pembahasan soal kelanjutan harga listrik usai Juni 2024 ini. "Belum dibahas (rapat)," jelasnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga: Rupiah Terperosok ke 16.400, Anggaran Subsidi BBM dan Listrik Bisa Tambah Bengkak
Ia pun menyatakan, pihaknya menunggu koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terlebih dahulu. Sebab menurutnya, sejauh ini kementeriannya sudah siap membahas nasib subsidi BBM di tengah tingginya harga minyak mentah dunia.
"Tanya Bu (Menteri Keuangan) Sri Mulyani tuh, saya kan tiap saat siap. Tanya beliau (Srimul) kapan mau ngumpulnya (membahas subsidi)," tutupnya.
Sebelumnya Arifin mengungkapkan, pertimbangan pemerintah menahan harga BBM tetap stabil hingga Juni 2024 guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19.
Baca Juga: Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?
Lihat Juga :