Jalan Tol yang Dikelola Semakin Panjang, HK Gelar Kampanye Keselamatan Berkendara
Selasa, 25 Juni 2024 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Adjib menambahkan, bahwa Kampanye SETUJU digencarkan tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan tol, namun membentuk kebiasaan bagi pengemudi di jalan tol, mengurangi angka kecelakaan, hingga meningkatkan kualitas keselamatan.
Kampanye ini dilakukan dengan memanfaatkan berbagai pendekatan, inisiatif, dan media komunikasi seperti Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik, Edukasi Safety Riding dengan menggandeng Rifat Sungkar sebagai Key Opinion Leader (KOL), penyebaran informasi melalui Video Campaign dan konten rutin di akun resmi @HutamaKaryaTollRoad, serta himbauan dan edukasi melalui siaran pers, media luar ruang seperti spanduk dan VMS, dan radio lokal.
Hingga pertengahan tahun 2024, implementasi Kampanye SETUJU telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Melalui 12 aksi Operasi Microsleep, sekitar 700 pengemudi berhasil di monitor kondisi fisik maupun kendaraan serta diedukasi pentingnya selamat berkendara di malam hari yang tersebar di Tol JORR-S, Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung, Tol Pekanbaru - Dumai, Tol Pekanbaru - Bangkinang dan Tol Binjai - Langsa.
Sementara itu, selama hampir 6 bulan ini, Hutama Karya juga telah membagikan sebanyak 730 snack dan kopi kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi mengantuk melalui Operasi Simpatik.
Dalam Kampanye SETUJU, Hutama Karya juga melakukan 28 kali Operasi Over Dimension Overload (ODOL) dengan 802 kendaraan yang diperiksa dan ditimbang untuk mengurangi kecelakaan yang diakibatkan kendaraan dengan muatan maupun dimensi berlebih yang tersebar di Tol JORR-S, Tol Akses Tanjung Priok, Tol Palembang - Indralaya, Tol Indralaya - Prabumulih, Tol Pekanbaru - Bangkinang, Tol Binjai - Langsa dan Tol Indrapura - Kisaran.
“Melalui berbagai inisiatif kampanye SETUJU yang telah dilaksanakan, kami mencatat peningkatan signifikan dalam kesadaran keselamatan berkendara, tercermin dari penurunan kecelakaan sekitar 30% (YoY) di seluruh Jalan Tol Hutama Karya. Kami juga berharap pesan keselamatan dapat diterima oleh pengguna jalan tol dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda,” imbuh Adjib.
Kampanye ini dilakukan dengan memanfaatkan berbagai pendekatan, inisiatif, dan media komunikasi seperti Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik, Edukasi Safety Riding dengan menggandeng Rifat Sungkar sebagai Key Opinion Leader (KOL), penyebaran informasi melalui Video Campaign dan konten rutin di akun resmi @HutamaKaryaTollRoad, serta himbauan dan edukasi melalui siaran pers, media luar ruang seperti spanduk dan VMS, dan radio lokal.
Hingga pertengahan tahun 2024, implementasi Kampanye SETUJU telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Melalui 12 aksi Operasi Microsleep, sekitar 700 pengemudi berhasil di monitor kondisi fisik maupun kendaraan serta diedukasi pentingnya selamat berkendara di malam hari yang tersebar di Tol JORR-S, Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung, Tol Pekanbaru - Dumai, Tol Pekanbaru - Bangkinang dan Tol Binjai - Langsa.
Sementara itu, selama hampir 6 bulan ini, Hutama Karya juga telah membagikan sebanyak 730 snack dan kopi kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi mengantuk melalui Operasi Simpatik.
Dalam Kampanye SETUJU, Hutama Karya juga melakukan 28 kali Operasi Over Dimension Overload (ODOL) dengan 802 kendaraan yang diperiksa dan ditimbang untuk mengurangi kecelakaan yang diakibatkan kendaraan dengan muatan maupun dimensi berlebih yang tersebar di Tol JORR-S, Tol Akses Tanjung Priok, Tol Palembang - Indralaya, Tol Indralaya - Prabumulih, Tol Pekanbaru - Bangkinang, Tol Binjai - Langsa dan Tol Indrapura - Kisaran.
“Melalui berbagai inisiatif kampanye SETUJU yang telah dilaksanakan, kami mencatat peningkatan signifikan dalam kesadaran keselamatan berkendara, tercermin dari penurunan kecelakaan sekitar 30% (YoY) di seluruh Jalan Tol Hutama Karya. Kami juga berharap pesan keselamatan dapat diterima oleh pengguna jalan tol dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda,” imbuh Adjib.
Lihat Juga :