Harita Nickel Berencana Buyback Saham Rp1 Triliun

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:47 WIB
loading...
Harita Nickel Berencana...
Paparan publik Harita Nickel di Jakarta, Kamis (27/6/2024). FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Pemegang saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk atau Harita Nickel (NCKL) menyepakati pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal Rp1 triliun. Rencana buyback ini akan direalisasikan dalam jangka waktu 12 bulan setelah diperolehnya persetujuan.

"Untuk buyback, kami melihat bahwa saat ini fundamental perusahaan cukup baik, tapi kelihatannya harga atau nilai saham NCKL ini memang belum mencerminkan fundamental perusahaan yang cukup baik sehingga manajemen merencanakan buyback dengan jumlah sebesar-besarnya Rp1 triliun," ujar Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy mengatakan dalam paparan publik Harita Nickel, Kamis (27/6/2024).

Baca Juga: Harita Nickel Siap Bagi Dividen Tunai Rp1,6 Triliun

Jelang penutupan sesi II perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, saham NCKL tercatat stagnan di level Rp1.000 per saham. Sementara, dalam sepekan, saham NCKL tercatat melemah 0,99% dan secara tahunan sudah terkoreksi sebesar 6,98%. Tercatat, Harita membukukan pendapatan sebesar Rp23,86 triliun di tahun 2023, naik 149,4% dari tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan laba tahun buku 2023 sebesar Rp5,62 triliun, naik 20,4% dari tahun sebelumnya.

Dalam paparan publiknya, manajemen Harita Nickel juga memaparkan kinerja operasional di mana pada kuartal I-2024, produksi tambang mencapai 5,88 juta wet metric ton (wmt), meningkat 38% dari periode yang sama di tahun sebelumya. Produksi berasal dari 2 tambang yang telah beroperasi yakni PT TBP dan PT GPS. Sementara, tiga tambang lainnya yakni PT JMP, PT OAM dan PT GTS masih dalam tahap eksplorasi. Adapun penjualan bijih nikel tercatat sebanyak 3,61 juta mwt, atau meningkat 30% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan...
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026
TRIS Bakal Buyback Saham...
TRIS Bakal Buyback Saham Rp40 Miliar
XL Axiata Dinilai Sanggup...
XL Axiata Dinilai Sanggup Tumbuhkan Kinerja di Masa Pandemik
Baca Peluang di Era...
Baca Peluang di Era COVID-19, Shield-On Service Siapkan Aplikasi Smart Clean
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved