Timbunan Utang dan Defisit Anggaran AS Timbulkan Risiko Bagi Ekonomi Global
Sabtu, 29 Juni 2024 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Setelah berbulan-bulan mendapat peringatan mengenai kemungkinan gagal bayar dari Departemen Keuangan AS, Presiden Joe Biden menandatangani rancangan undang-undang utang pada bulan Juni 2023 yang menangguhkan batas tersebut hingga Januari 2025.
Hal ini secara efektif memungkinkan pemerintah untuk terus melakukan pinjaman tanpa batas hingga tahun depan. Utang melonjak menjadi USD32 triliun kurang dari dua minggu setelah RUU tersebut disetujui, dan terus membengkak sejak saat itu.
IMF juga melontarkan kritik keras terhadap kebijakan perdagangan Washington yang semakin agresif. Mengacu pada meningkatnya ketegangan dengan Chia. IMF mengatakan bahwa perluasan pembatasan perdagangan yang berkelanjutan dan kurangnya kemajuan dalam mengatasi kerentanan yang disebabkan oleh kegagalan bank pada tahun 2023 dapat merusak stabilitas keuangan di seluruh dunia.
Pernyataan IMF hanyalah peringatan terbaru mengenai pengeluaran berlebihan yang dilakukan AS. Pada hari Selasa, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan rasio utang AS terhadap PDB berada pada titik tertinggi sejak Perang Dunia II.
Rasio utang terhadap PDB adalah metrik yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu negara membayar utangnya. Tahun lalu, utang Negeri Paman Sam itu melonjak hingga 122% dari PDB, menurut OECD.
Hal ini secara efektif memungkinkan pemerintah untuk terus melakukan pinjaman tanpa batas hingga tahun depan. Utang melonjak menjadi USD32 triliun kurang dari dua minggu setelah RUU tersebut disetujui, dan terus membengkak sejak saat itu.
IMF juga melontarkan kritik keras terhadap kebijakan perdagangan Washington yang semakin agresif. Mengacu pada meningkatnya ketegangan dengan Chia. IMF mengatakan bahwa perluasan pembatasan perdagangan yang berkelanjutan dan kurangnya kemajuan dalam mengatasi kerentanan yang disebabkan oleh kegagalan bank pada tahun 2023 dapat merusak stabilitas keuangan di seluruh dunia.
Pernyataan IMF hanyalah peringatan terbaru mengenai pengeluaran berlebihan yang dilakukan AS. Pada hari Selasa, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan rasio utang AS terhadap PDB berada pada titik tertinggi sejak Perang Dunia II.
Rasio utang terhadap PDB adalah metrik yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu negara membayar utangnya. Tahun lalu, utang Negeri Paman Sam itu melonjak hingga 122% dari PDB, menurut OECD.
(fjo)
Lihat Juga :