Menengok Krisis Ekonomi dan Ledakan Utang Sri Lanka Rp599 Triliun

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Pemberi pinjaman global telah menyerukan finalisasi Nota Kesepahaman (MoU) Sri Lanka dengan OCC dan perjanjian akhir dengan Bank Ekspor-Impor China untuk menempatkan utangnya pada tingkat yang berkelanjutan dan menguranginya menjadi 95% dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2032.

Negosiasi Utang

Pada bulan April, Sri Lanka menolak proposal pemegang obligasi awal untuk merestrukturisasi utang lebih dari USD12 miliar. Negosiasi formal dengan kreditor swasta internasional akan dilanjutkan dalam waktu dekat setelah sekelompok pemegang obligasi menandatangani perjanjian kerahasiaan akhir pekan lalu.

Sri Lanka berutang sekitar USD10,9 miliar kepada bank-bank multilateral. Ditambah Sri Lanka memiliki utang sebesar USD6,2 miliar kepada ADB dan berutang USD4,3 miliar kepada Bank Dunia, tetapi negara itu tidak merestrukturisasi utang multilateral.

Restrukturisasi utang menjadi sangat penting bagi Sri Lanka untuk mencapai surplus anggaran primer 2,3% pada tahun 2025, target fiskal utama yang ditetapkan oleh IMF. Setelah restrukturisasi utang selesai, Sri Lanka berharap dapat mengurangi utangnya secara keseluruhan sebesar USD16,9 miliar.

Utang Domestik

Tak hanya utang luar negeri, Sri Lanka juga beban utang domestik. Di bawah program restrukturisasi utang domestik yang diumumkan pada Juni tahun lalu, Sri Lanka menerima tawaran untuk menukar utang lokal gagal bayar senilai sekitar USD10 miliar dengan obligasi baru.

Hal itu membuka jalan buat negosiasi dengan pemegang obligasi dan kreditor bilateral. Sebanyak 3,2 triliun rupee (USD9,91 miliar) dari 8,7 triliun rupee obligasi yang memenuhi syarat untuk pertukaran disepakati, kata kementerian keuangan.

Tinjauan IMF

Awal bulan ini, IMF menyetujui tinjauan kedua bailout Sri Lanka, membuka pelepasan dana USD336 juta. Akan tetapi pemberi pinjaman global memperingatkan ekonomi Sri Lanka tetap rentan meskipun muncul tanda-tanda pemulihan dan mendesak Kolombo untuk berbuat lebih banyak untuk merestrukturisasi beban utangnya yang besar dan kuat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved