3 Negara ASEAN yang Kepincut Ingin Gabung BRICS, Ada Indonesia?

Senin, 01 Juli 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Klub yang selama bertahun-tahun hanya terdiri dari lima anggota berkembang menjadi sembilan anggota dengan masuknya Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Ethiopia, dan Mesir pada bulan Januari tahun ini. Sementara, Indonesia, dianggap sebagai favorit untuk bergabung tahun lalu sebelum Presiden Jokowi mengindikasikan ia tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Melansir Nikkei Asia, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan masih mengkaji keuntungan-keuntungan bergabung dengan BRICS. Hal ini menyusul kehadiran Presiden Jokowi di KTT BRICS di Afrika Selatan pada bulan Agustus tahun lalu, di mana menyerukan kerja sama yang lebih kuat di antara negara-negara berkembang untuk memerangi diskriminasi perdagangan.

Baca Juga: Ekonomi ASEAN Capai Rp58.000 T, Ini Keuntungan Jika Gabung BRICS

Para pengamat menggambarkan keengganan Indonesia untuk bergabung dengan BRICS sebagai sebuah keinginan untuk menghindari terlihat terlalu dekat dengan China, yang telah menjadi sumber investasi asing langsung dan mitra dagang terbesar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. China juga merupakan mitra dagang terbesar bagi sebagian besar negara-negara ASEAN dalam satu dekade terakhir.

Vietnam juga mengirimkan sebuah delegasi untuk menghadiri Dialog BRICS dengan Negara-Negara Berkembang di Nizhny Novgorod, Rusia, bulan ini. Negara ini mengamati ekspansi BRICS namun belum memberikan komentar apapun untuk bergabung dengan blok ini. Thailand dan Laos juga ikut serta dalam forum ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved