ADB Beri Dukungan Investasi Hijau Pabrik Daur Ulang rPET di Kendal
Selasa, 09 Juli 2024 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
Direktur ALBA Group Asia menungkapkan, pihaknya merasa bangga bisa menghadirkan keahlian dan komitmen kami untuk membantu negara ini dalam mengurangi dampak sampah plastik. Ia optimis, dampak sosial ekonomi akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Dengan pengetahuan teknologi, keunggulan operasional, penjualan global dan kemampuan pemasaran ALBA Group Asia, kami yakin bahwa fasilitas rPET baru yang mendukung ekonomi sirkuler ini akan memberikan manfaat jangka panjang dan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan di Indonesia termasuk terciptanya lapangan pekerjaan hijau baru, ” jelasnya.
Direktur PT ALBA Tridi Plastics Recycling Indonesia Dian Kurniawati menambahkan, pihaknya perlu bekerja sama untuk menemukan solusi terbaik terhadap masalah polusi plastik di Indonesia.
“Investasi pada fasilitas baru ini adalah cara kami membuka jalan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, dengan memperbaiki lingkungan dan masyarakat setempat. Kami harap hal ini dapat memberikan dampak yang besar dalam skala nasional,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, investasi ekonomi sirkular terkait pabrik daur ulang ini selaras dengan agenda pemerintah di bidang pemerataan investasi sekaligus bukti nyata dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Indonesia memasukkan investasi hijau sebagai bagian dari pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Beberapa tahun belakangan investasi hijau di Indonesia terlihat meningkat. Laporan Bain and Company menunjukkan, aliran investasi hijau ke Indonesia pada 2023 mencapai USD1,6 miliar, naik 28% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dengan pengetahuan teknologi, keunggulan operasional, penjualan global dan kemampuan pemasaran ALBA Group Asia, kami yakin bahwa fasilitas rPET baru yang mendukung ekonomi sirkuler ini akan memberikan manfaat jangka panjang dan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan di Indonesia termasuk terciptanya lapangan pekerjaan hijau baru, ” jelasnya.
Direktur PT ALBA Tridi Plastics Recycling Indonesia Dian Kurniawati menambahkan, pihaknya perlu bekerja sama untuk menemukan solusi terbaik terhadap masalah polusi plastik di Indonesia.
“Investasi pada fasilitas baru ini adalah cara kami membuka jalan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, dengan memperbaiki lingkungan dan masyarakat setempat. Kami harap hal ini dapat memberikan dampak yang besar dalam skala nasional,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, investasi ekonomi sirkular terkait pabrik daur ulang ini selaras dengan agenda pemerintah di bidang pemerataan investasi sekaligus bukti nyata dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Indonesia memasukkan investasi hijau sebagai bagian dari pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Beberapa tahun belakangan investasi hijau di Indonesia terlihat meningkat. Laporan Bain and Company menunjukkan, aliran investasi hijau ke Indonesia pada 2023 mencapai USD1,6 miliar, naik 28% dibandingkan tahun sebelumnya.
Lihat Juga :