Penurunan Harga Avtur Dinilai Tak Berpengaruh Besar ke Tarif Tiket Pesawat
Kamis, 11 Juli 2024 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai ilustrasi lanjut BHS, jika Avtur mengalami penurunan Rp1.500 seperti yang diusulkan Komisi VII DPR RI, maka berarti penurunan Avtur hanya sekitar 12% dari 30%. Berarti ada penurunan harga tiket sekitar 4% dari total harga tiket pesawat.
"Apabila harga tiket pesawat Surabaya ke Jakarta Rp1,3 juta, bila turun 4% itu hanya sekitar Rp52.000. Apa itu berpengaruh terhadap mahalnya harga tiket pesawat? Pengaruhnya tidak banyak. Apalagi pengguna pesawat itu kan golongan menengah ke atas. Turun Rp52.000 apa artinya bagi mereka?” tanya BHS.
Alumni ITS Surabaya ini menilai daripada mempertimbangkan penurunan harga Avtur, sebaiknya pemerintah menurunkan harga Solar atau Diesel. Hal itu lantaran dinilai akan lebih berdampak di perekonomian makro dan mikro secara luas dan jauh lebih besar.
"Karena dari semua moda transportasi, yang paling banyak penggunanya terutama logistik yang berdampak pada ekonomi itu adalah transportasi darat, karena sekitar 80% logistik kita menggunakan transportasi darat. Berikutnya diikuti dengan transportasi laut, yaitu 12% dan sisanya adalah kereta api serta penerbangan," bebernya.
"Jika harga BBM-nya transportasi darat dan laut serta kereta api yaitu diesel/solar diturunkan, tentu dampaknya terhadap ekonomi akan jauh lebih besar dan masyarakat secara luas akan diuntungkan. Terutama pengguna transportasi dan juga biaya logistik. Untuk sektor logistik, hal ini bisa memengaruhi harga produk industri yang ada di Indonesia sehingga daya beli masyarakat membaik,” ungkap BHS.
"Apabila harga tiket pesawat Surabaya ke Jakarta Rp1,3 juta, bila turun 4% itu hanya sekitar Rp52.000. Apa itu berpengaruh terhadap mahalnya harga tiket pesawat? Pengaruhnya tidak banyak. Apalagi pengguna pesawat itu kan golongan menengah ke atas. Turun Rp52.000 apa artinya bagi mereka?” tanya BHS.
Alumni ITS Surabaya ini menilai daripada mempertimbangkan penurunan harga Avtur, sebaiknya pemerintah menurunkan harga Solar atau Diesel. Hal itu lantaran dinilai akan lebih berdampak di perekonomian makro dan mikro secara luas dan jauh lebih besar.
"Karena dari semua moda transportasi, yang paling banyak penggunanya terutama logistik yang berdampak pada ekonomi itu adalah transportasi darat, karena sekitar 80% logistik kita menggunakan transportasi darat. Berikutnya diikuti dengan transportasi laut, yaitu 12% dan sisanya adalah kereta api serta penerbangan," bebernya.
"Jika harga BBM-nya transportasi darat dan laut serta kereta api yaitu diesel/solar diturunkan, tentu dampaknya terhadap ekonomi akan jauh lebih besar dan masyarakat secara luas akan diuntungkan. Terutama pengguna transportasi dan juga biaya logistik. Untuk sektor logistik, hal ini bisa memengaruhi harga produk industri yang ada di Indonesia sehingga daya beli masyarakat membaik,” ungkap BHS.
Lihat Juga :