UMKM Perlu Perhatikan Risiko Pembiayaan Digital sebelum Ajukan Kredit
Jum'at, 12 Juli 2024 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini memudahkan segenap pelaku UMKM dan membuat kian banyak pelaku yang mungkin tertarik untuk turut meningkatkan permodalan lewat kredit UMKM berbasis digital," ujar Viera.
Viera kemudian mengutip pernyataan Asisten Gubernur BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Kamis 25 April 2024 lalu yang menyebut penyaluran kredit kepada UMKM pada Maret 2024 tumbuh 8,7 persen secara tahunan (yoy), setelah tumbuh 8,9 persen pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan penyaluran kredit UMKM terutama pada skala mikro sebesar 22,7 persen.
"Data tersebut dapat dimaknai bahwa secara faktual, kredit UMKM tengah bertumbuh, dan pertumbuhan UMKM telah sejak lama diketahui sebagai penopang perekonomian dan membantu Indonesia untuk bertahan melawan krisis," jelasnya.
Baca Juga: Dukung Kemajuan UMKM dan Brand Lokal, Shopee Perluas Aksesibilitas Lewat Platform Inklusif
Selain itu, Viera menilai hari ini pembiayaan digital memungkinkan mereka yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap layanan perbankan untuk bisa mendapat pendanaan modal.
Viera kemudian mengutip pernyataan Asisten Gubernur BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Kamis 25 April 2024 lalu yang menyebut penyaluran kredit kepada UMKM pada Maret 2024 tumbuh 8,7 persen secara tahunan (yoy), setelah tumbuh 8,9 persen pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan penyaluran kredit UMKM terutama pada skala mikro sebesar 22,7 persen.
"Data tersebut dapat dimaknai bahwa secara faktual, kredit UMKM tengah bertumbuh, dan pertumbuhan UMKM telah sejak lama diketahui sebagai penopang perekonomian dan membantu Indonesia untuk bertahan melawan krisis," jelasnya.
Baca Juga: Dukung Kemajuan UMKM dan Brand Lokal, Shopee Perluas Aksesibilitas Lewat Platform Inklusif
Selain itu, Viera menilai hari ini pembiayaan digital memungkinkan mereka yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap layanan perbankan untuk bisa mendapat pendanaan modal.
Lihat Juga :