Arab Saudi Gabung dengan BRICS, Apa yang Lantas Terjadi?

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:36 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, ekonomi UEA pada 2023 dengan pertumbuhan PDB minyak diproyeksikan sebesar 0,7% dan PDB non-minyak sebesar 4,5%, didukung kinerja yang kuat di bidang pariwisata, real estat, konstruksi, transportasi, manufaktur, dan lonjakan belanja modal, menurut sebuah laporan baru-baru ini dari Bank Dunia.

Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia Arab ini menandatangani kesepakatan perdagangan untuk memperkuat hubungannya dengan negara-negara di sekitarnya. Negara ini sedang berupaya untuk menandatangani 26 perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif karena ingin menarik lebih banyak investasi dan mendiversifikasi ekonominya.

"Citra negara-negara Brics di masa lalu adalah kelompok yang rentan secara finansial, yang terikat pada negara-negara adidaya politik global. Kekuatan finansial Saudi dan UEA sebagai eksportir neto modal ke seluruh dunia akan secara substansial mengubah persepsi tersebut," ujar Gary Dugan, kepala investasi di Dalma Capital.

"Juga sebagai sebuah kelompok, kami berharap Arab Saudi dan UEA akan mendapatkan akses yang lebih mudah ke pasar-pasar yang sedang bertumbuh di negara-negara Brics dengan persyaratan yang menguntungkan."

"Penambahan dua eksportir minyak utama ke dalam kelompok ini akan memperkuat daya tawar dan pengaruh mereka di OPEC+ sekaligus menawarkan ruang bagi mereka untuk menyelaraskan strategi mereka dengan anggota Brics lainnya," kata Ehsan Khoman, kepala riset ESG, komoditas dan pasar negara berkembang di MUFG.

OPEC+, yang telah memainkan peran penting dalam menyeimbangkan pasar minyak, mencakup beberapa produsen minyak mentah terbesar di dunia termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Rusia.

Baca Juga: Era Keemasan BRICS Dimulai, China Buang Obligasi AS Rp860 Triliun

China dan India, dua anggota utama BRICS, adalah konsumen minyak terbesar kedua dan ketiga di dunia dengan hubungan energi yang kuat dengan negara-negara Teluk. Lebih banyak perdagangan bilateral dalam mata uang lokal juga diharapkan seiring dengan bergabungnya negara-negara baru ke dalam kelompok ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved