Dapat Warisan 16 PSN, Pemerintahan Prabowo Ditugaskan Cari Investor

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:37 WIB
loading...
Dapat Warisan 16 PSN,...
Mewariskan 16 PSN (Proyek Strategis Nasional) tambahan tahun 2024 untuk dilanjutkan pemerintahan Prabowo - Gibran, Kemenko Perekonomian mengklaim bahwa proyek tersebut tidak akan mangkrak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada bulan Juni 2024 lalu, pemerintah menetapkan 16 PSN ( Proyek Strategis Nasional ) tambahan tahun 2024 akan dilanjutkan pada pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.



Susi menjelaskan setidaknya ada 5 aspek yang menjadi pertimbangan untuk mempertahankan status PSN untuk tetap dilanjutkan. Seperti memenuhi perizinan dasar, konstruksi, financial close, beroperasi, atau beroperasi sebagian.

"Ada 16 PSN tambahan, sudah di evaluasi, yang penting memenuhi 5 parameter tadi. Intinya kita evaluasi bahwa ini betul-betul bisa dilanjutkan, tanda petik tidak akan mangkrak ," kata Susi usai acara Hasil Evaluasi Capaian PSN sekaligus Peresmian Peluncuran Geoportal One Map Policy 2.0 di Jakarta, Kamis (18/7/2024).



Susi menjelaskan, 1 aspek saja berhasil dipenuhi dari 5 kriteria tersebut, maka sebuah proyek atau program akan tetap menyandang status PSN. Adapun 16 proyek PSN tambahan baru itu seluruhnya telah lolos evaluasi dari 5 kriteria yang ditetapkan.

"Satu saja itu sudah bisa (lanjut) misal perizinan, memang PSN ini ditujukan untuk memudahkan perizinan tadi, kami membantu kemudahannya, dan K/L (Kementerian atau Lembaga) juga tahu kalau status PSN ini akan diprioritaskan, dan memang tujuannya untuk itu," tambahnya.

Sebagai informasi Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah mengeluarkan perubahan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Terdapat 16 PSN baru pada tahun 2024 ini dengan total kebutuhan investasi mencapai Rp1.454,15 triliun.

Hal itu seperti yang tertuang dalam Permenko Nomor 6 Tahun 2024 tentang Proyek Strategis Nasional. Terdiri dari 14 proyek konstruksi, dan 2 program.

Daftar 16 PSN baru dan besaran nilai investasinya yang diwariskan ke Pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka:

Proyek
1. Pantai Indah Kapuk Tropical Concept kebutuhan investasi Rp65 triliun
2. Kawasan Industri Wiraraja Pulau Galang kebutuhan investasi Rp226 triliun
3. Proyek North Hub Development Project Lepas Pantai Kalimantan Timur kebutuhan investasi Rp189 triliun
4. Kawasan Industri Neo Energy Parimo Industrial Estate Sulawesi Tengah kebutuhan investasi Rp225 triliun
5. Kawasan Industri Patimban Industrial Estate Subang kebutuhan investasi Rp169,5 triliun
6. Kawasan Industri Giga Industrial Park, Sulawesi Tenggara kebutuhan investasi Rp109 triliun
7. Kawasan Industri Kolaka Resource, Sulawesi Tenggara kebutuhan investasi Rp150 triliun
8. Kawasan Industri Stargate ASPIRE, Sulawesi Tenggara kebutuhan investasi Rp2,89 triliun
9. Kawasan Pesisir Surabaya Waterfront belum diketahui kebutuhan investasi
10. Kawasan Neo Energy Morowali, Sulawesi Tengah kebutuhan investasi Rp150 triliun
11. Kawasan Terpadu di Bumi Serpong Damai (BSD) kebutuhan investasi Rp18,54 triliun
12. Kawasan Industri Toapaya Bintan, Riau kebutuhan investasi Rp120,5 triliun
13. Jalan Tol di Section Harbour Road II Jakarta Utara kebutuhan investasi Rp15,8 triliun
14. Jalan Tol Dalam Kota Bandung kebutuhan investasi Rp7,83 triliun

Program
1. Teknologi Pembayaran Jalan Tol Multi Lane Fee Flow (MLFF) kebutuhan investasi Rp4,49 triliun
2. Program Integrasi Dua Operator Bandara di bawah Holding BUMN InJourney kebutuhan investasi belum diketahui.

Iqbal Dwi Purnama
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
Ambisi Uni Eropa Mengurangi...
Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China
Mudik Gratis Alfamidi...
Mudik Gratis Alfamidi Berangkat 1.200 Pemudik ke Kampung Halaman
Cetak Laba Bersih Rp582...
Cetak Laba Bersih Rp582 M di 2024, MPMX Komit Tumbuh Berkelanjutan
Rupiah Ambruk hingga...
Rupiah Ambruk hingga Sentuh Rp16.622, BI Sebut Beda Cerita dengan Krismon 1998
Prabowo Minta Komisaris...
Prabowo Minta Komisaris Bank BUMN Lebih Ramping, Diisi Profesional
Indonesia Gabung New...
Indonesia Gabung New Development Bank BRICS, Prabowo Diskusi dengan Dilma Rousseff
603 Ribu Kendaraan Tinggalkan...
603 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dari 4 Gerbang Tol Jasa Marga
Rekomendasi
3 Chindo Mualaf yang...
3 Chindo Mualaf yang Pertama Kali Rayakan Lebaran 2025
Jadwal Imsak dan Buka...
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta, Jumat 28 Maret 2025/28 Ramadan 1446 H
Ramadan sebagai Madrasah...
Ramadan sebagai Madrasah Pembentuk Pribadi Wasatiyah
Berita Terkini
Menangkap Peluang di...
Menangkap Peluang di Tengah Meningkatnya Tren Reksa Dana Syariah
6 jam yang lalu
Satgas Ramadan dan Idulfitri...
Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Bikin Mudik Lancar dan Nyaman
6 jam yang lalu
Program Mudik Bersama,...
Program Mudik Bersama, Grup MIND ID Berangkatkan 2.173 Pemudik
7 jam yang lalu
Sektor Ritel Waswas...
Sektor Ritel Waswas Hadapi Rencana Larangan Penjualan Rokok
7 jam yang lalu
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
8 jam yang lalu
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved