Genjot Ekonomi Wisata, Negara-negara Asia Tenggara Berlomba Tawarkan Bebas Visa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Pariwisata di kawasan ini diprediksi akan terus meningkat secara signifikan di tahun-tahun berikutnya. Pertumbuhan ini diperkirakan akan menghasilkan proyeksi volume pasar sebesar USD39,97 miliar (sekitar Rp639,52 triliun) pada tahun 2029.

Dengan pasar sebesar itu, tak heran jika negara-negara di Asia Tenggara berlomba-lomba melakukan relaksasi visa. Berikut negara-negara Asia Tenggara yang melakukan relaksasi visa demi pariwisata:

1. Laos
Pemerintah Laos telah menambah jumlah negara yang memenuhi syarat bebas visa dengan menambahkan delapan negara Eropa. Mulai tanggal 1 Juli, warga negara dari Denmark, Norwegia, Finlandia, Swedia, Austria, Belgia, Spanyol, dan Yunani dibebaskan dari persyaratan visa untuk kunjungan 15 hari mereka ke Laos.

Wisatawan China yang bepergian dalam kelompok yang diselenggarakan oleh lembaga yang terdaftar secara resmi juga mendapatkan manfaat dari perjalanan bebas visa selama 15 hari.

Mulai 1 Juli, wisatawan dari 22 negara juga bisa mendapatkan visa masuk ganda yang berlaku untuk masa tinggal hingga 60 hari. Sebelumnya, visa Laos hanya mengizinkan satu kali masuk ke negara tersebut dengan masa tinggal maksimal 30 hari.

2. Malaysia
Pada bulan Juni, Malaysia setuju untuk memperpanjang pembebasan visa bagi wisatawan China hingga akhir tahun 2026. Hal ini merupakan balasan atas persetujuan China untuk memperpanjang pembebasan visa bagi wisatawan Malaysia hingga akhir tahun depan, demikian yang dilaporkan Free Malaysia Today.

Malaysia mulai memberikan keringanan visa bagi wisatawan China sejak Desember tahun lalu. Jumlah wisatawan China ke Malaysia tercatat mencapai 758.000 pada kuartal pertama tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
Ada 40 Bandara Internasional...
Ada 40 Bandara Internasional Baru, Menko AHY: Harus Kita Uji
Pengajuan Visa AS Diperketat,...
Pengajuan Visa AS Diperketat, Pemohon Wajib Bayar Uang Jaminan hingga Rp244 Juta
Kenalan dengan Kartu...
Kenalan dengan Kartu Kredit MNC Icon Visa Card, Solusi Hemat Bayar Tagihan dan Pembelian Token Listrik PLN
Dengar Curhat Pelaku...
Dengar Curhat Pelaku Ekraf Jatim, Yovie Widianto: Tingkatkan Daya Saing dengan Teknologi
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Rekomendasi
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Berita Terkini
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved