alexametrics

Harga Emas Antam Merosot Saat Emas Dunia Stagnan

loading...
Harga Emas Antam Merosot Saat Emas Dunia Stagnan
Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan hari ini, usai kemarin bergerak stabil. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan hari ini, usai kemarin bergerak stabil. Kemerosotan emas dalam negeri mengiringi emas dunia yang stagnan atau masih berada dalam kisaran yang sama dari sebelumnya.

Dikutip dari laman resmi Logammulia.com, Selasa (16/7/2019) harga emas Antam kehilangan Rp4.000 menjadi Rp709.000 per gram dari sebelumnya pada level Rp713.000/gram. Sedangkan harga buyback emas Antam juga jatuh untuk berada di posisi Rp630.000 per gram dibandingkan kemarin yang bertengger di Rp635.000/gram.

Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp383.500 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.366.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp2.029.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp3.364.000.



Sementara harga emas 10 gram dijual Rp6.640.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp16.437.500 pada perdagangan hari ini. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp32.755.000 saat emas 100 gram dijual dengan harga sebesar Rp65.390.000.

Harga emas 250 gram mencapai Rp163.087.500 dengan emas ukuran 500 gram dihargai Rp325.875.000. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp628.600.000 dengan kecenderungan stabil. Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung juga diperdagangkan melemah ke level Rp702.000 per gram

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, harga emas bertahan stabil pada hari Selasa karena investor menunggu data penjualan ritel AS yang dapat berfungsi sebagai indikator kekuatan ekonomi terbesar dunia di tengah berlarut-larut kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global.

Pada pasar Spot, harga emas sebagian besar tidak berubah di posisi USD1.413,20 per ons, sedangkan harga emas berjangka AS menajak naik 0,1% pada level USD1.414,90 per ons.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak