Distributor Gas Swasta RI Dicaplok Perusahaan Asal Jepang
Senin, 22 Juli 2024 - 17:08 WIB
loading...
PT Bayu Buana Gemilang (BBG), perusahaan distributor gas swasta di Indonesia yang berdiri sejak 2003 kini telah resmi tergabung ke dalam entitas grup perusahaan gas terkemuka asal Jepang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bayu Buana Gemilang (BBG), perusahaan distributor gas swasta di Indonesia yang berdiri sejak 2003 kini telah resmi tergabung ke dalam entitas grup perusahaan gas terkemuka asal Jepang. Dimana perusahaan energi asal Jepang , Sakura Indonesia Energy Co., Ltd. (SAKURA) telah resmi mengakuisisi PT Bayu Buana Gemilang (BBG).
Baca Juga: Resmi, Program Harga Gas Murah 7 Sektor Industri Dilanjutkan
SAKURA sendiri merupakan perusahaan patungan yang didirikan oleh LNG Japan Corporation (LNG Japan) dan Toho Gas Co., Ltd. (Toho Gas). Sedangkan PT BBG sendiri merupakan perusahaan yang mendistribusikan gas melalui pipa ke sejumlah kawasan industri, di antaranya di Bekasi, Cikarang, Cibitung hingga Wilayah Industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Sebagai indormasi, LNG Japan sendiri merupakan perusahaan patungan dua perusahaan perdagangan terkemuka Jepang, Sumitomo Corporation dan Sojitz Corporation dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam pengembangan hulu, pembiayaan, pemasaran, perdagangan, dan pengiriman di industri LNG global.
Baca Juga: Risiko Ekonomi Meningkat, Pemerintah Perlu Hati-hati Kelola Anggaran
Baca Juga: Resmi, Program Harga Gas Murah 7 Sektor Industri Dilanjutkan
SAKURA sendiri merupakan perusahaan patungan yang didirikan oleh LNG Japan Corporation (LNG Japan) dan Toho Gas Co., Ltd. (Toho Gas). Sedangkan PT BBG sendiri merupakan perusahaan yang mendistribusikan gas melalui pipa ke sejumlah kawasan industri, di antaranya di Bekasi, Cikarang, Cibitung hingga Wilayah Industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Sebagai indormasi, LNG Japan sendiri merupakan perusahaan patungan dua perusahaan perdagangan terkemuka Jepang, Sumitomo Corporation dan Sojitz Corporation dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam pengembangan hulu, pembiayaan, pemasaran, perdagangan, dan pengiriman di industri LNG global.
Baca Juga: Risiko Ekonomi Meningkat, Pemerintah Perlu Hati-hati Kelola Anggaran
Lihat Juga :