Tol Trans Sumatera Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Siap Diresmikan Presiden

Senin, 24 Agustus 2020 - 13:32 WIB
loading...
Tol Trans Sumatera Ruas...
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) sepanjang 13,5 km.
A A A
BANDA ACEH - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) sepanjang 13,5 km.Akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, menuturkan bahwa Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 telah selesai pembangunan konstruksinya. “Konstruksi telah rampung dan sudah terbit Surat Keputusan Menteri PUPR tentang Penetapan dan Pengoperasian tol ini. Artinya, tol sudah melalui tahapan-tahapan untuk pengoperasian dan akan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat,” ujar Budi.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Tol Sigli-Banda Aceh merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di mana melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan layanan infrastrukturjalan dan jembatan, baik jalan tol maupun jalan nasional untuk mendukung jalur logistik dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Hutama Karya selaku BUMN di bidang pembangunan infrastruktur yang kini merambah sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam membangun infrastruktur, sehingga perusahaan terus dapat mendukung rencana pemerintah tersebut,” Imbuh Budi.

Dalam pembangunannya, Hutama Karya selaku owner JTTS ruas Sigli-Banda Aceh berkolaborasi dengan PT Adhi Karya (Persero), Tbk. (Adhi Karya), selaku kontraktor. Tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari enam seksi, yaitu seksi 1 Padang Tiji-Seulimum (24,3 km), seksi 2 Seulimum-Jantho (7,6 km), seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (13,5 km), seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro (7,7 km) dan seksi enam Kuto Baro-Baitussalam (5 km).

Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) merupakan jalan bebas hambatan pertama yang hadir bagi masyarakat Aceh. Tol ini memiliki dua interchange atau Simpang Susun (SS) yakni Simpang Susun Indrapuri dan Simpang Susun Blang Bintang.

Selain itu, tol ini dilengkapi oleh 1 (satu) Gerbang Tol (GT), yakni GT Indrapuri, satu pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tipe A yang berada di KM 54, yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Jika terhubung, Tol Sigli-Banda Aceh mulai dari seksi 1 (Padang – Tiji) hingga seksi 6 (Kuto Baro-Baitussalam) dapat menampung volume kendaraan sebanyak kurang lebih 3.000 kendaraan setiap harinya.

Selain itu, total akses penghubung tol ini terdiri dari 6 enam Simpang Susun (SS), tujuh Gerbang Tol (GT), serta dua pasang TIP. “Dengan rampungnya seksi 4 ini, diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dari Banda Aceh ke Sigli, pun sebaliknya dari Sigli-Indrapuri ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar,” tutup Budi Harto.

Tingkatkan Aksesibilitas Moda Transportasi Darat

Keberadaan Tol Sigli-Banda Aceh dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas moda transportasi darat di Provinsi Aceh. Berdasarkan hasil wawancara virtual yang dilakukan oleh Hutama Karya pada Jumat (3/7/2020) lalu, pengamat transportasi dari Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH), Banda Aceh, Prof. Sofyan M. Saleh mengatakan bahwa kehadiran Tol Sigli-Banda Aceh akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh.

“Ruas Sigli-Banda Aceh memang sesuatu yang sangat diharapkan oleh masyarakat, karena bisa mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini harus melalui gunung dan sawah dimana secara geometriknya agak berbelok-belok dengan kecepatan rata-rata hanya 60 km/jam,” ujar Sofyan.

Tak hanya itu, jika terhubung secara keseluruhan, Tol Sigli-Banda Aceh akan mempercepat waktu tempuh dan mempermudah akses menuju tempat-tempat strategis di Aceh. “Masyarakat yang paham akan waktu tempuh akan melihat keberadaan tol ini sebagai sebuah karya yang sangat bermanfaat. Karena waktu sangat berharga, hadirnya tol ini mampu mempersingkat
waktu hampir separuh dari waktu tempuh sekarang. Artinya masyarakat dapat menghemat out of pocket money,” jelas Sofyan.

Menurut Sofyan, pembangunan suatu daerah sangat bergantung pada baiknya tata kelola moda transportasi darat, karena pergerakan orang dan barang antar wilayah umumnya menggunakan transportasi darat.

"Di wilayah Aceh, 95 persen transportasi oleh moda darat atau jalan sedangkan secara nasional 87 persen. “Sebagai pengamat transportasi, saya lihat jika tol ini terhubung dari seksi 1 sampai seksi 6, minat masyarakat akan meningkat karena waktu dan
juga kenyamanan jalan. Terutama di seksi 4 yang saat ini mau diresmikan, segmen tol akan mempermudah akses ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda. Terlepas dari Covid-19, manfaat memang belum signifikan untuk saat ini. Tapi saya optimis pemanfaatan dari tol ini dapat berjalan secara maksimal jika keadaan sudah normal kembali.” tutup Sofyan.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Tol Trans Sumatera Diskon...
Tol Trans Sumatera Diskon 30% saat Lebaran 2026, Berikut Rincian Tarifnya
Tarif Tol Trans Sumatera...
Tarif Tol Trans Sumatera Diskon 20% Saat Nataru 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Tol Palembang-Betung Tembus 85,74 Persen, Kapan Beroperasi?
Waskita Bocorkan Rencana...
Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Terbesar Asia Tenggara di Tuban Rampung
Bantuan Sembako hingga...
Bantuan Sembako hingga Alat Berat Dikirim Hutama Karya ke Wilayah Terdampak Banjir Sumbar
KPK Tahan Mantan Dirut...
KPK Tahan Mantan Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo terkait Kasus Jalan Tol Trans Sumatera
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Berita Terkini
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved