Rusia Berisiko Stagflasi, Bank Sentral Kerek Suku Bunga jadi 18 Persen
Minggu, 28 Juli 2024 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menambahkan, pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut mungkin diperlukan. Bank sentral mengatakan kenaikan suku bunga terbaru akan membantu menurunkan inflasi menjadi 4,0 hingga 4,5% pada tahun 2025.
Terakhir kali, Bank of Russia menaikkan suku bunga utama pada bulan Desember. Kenaikan saat itu sebesar 100 basis poin menjadi 16% per tahun menjadi kenaikan kelima berturut-turut sejak musim panas 2023, ketika basisnya berada di 7,5%.
Bank sentral juga menerangkan, indikator ekonomi dari kuartal kedua tahun ini menunjukkan bahwa ekonomi Rusia terus tumbuh pesat. Aktivitas konsumen tetap tinggi dengan latar belakang pertumbuhan pendapatan rumah tangga dan kepercayaan konsumen yang signifikan, kata regulator.
PDB Rusia tumbuh 3,6% pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada bulan April, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negara sebesar 3,2% pada tahun 2024.
Selanjutnya Bank of Russia diagendakan bakal menggelar pertemuan peninjauan suku bunga utama berikutnya pada bulan September 2024, mendatang.
Terakhir kali, Bank of Russia menaikkan suku bunga utama pada bulan Desember. Kenaikan saat itu sebesar 100 basis poin menjadi 16% per tahun menjadi kenaikan kelima berturut-turut sejak musim panas 2023, ketika basisnya berada di 7,5%.
Bank sentral juga menerangkan, indikator ekonomi dari kuartal kedua tahun ini menunjukkan bahwa ekonomi Rusia terus tumbuh pesat. Aktivitas konsumen tetap tinggi dengan latar belakang pertumbuhan pendapatan rumah tangga dan kepercayaan konsumen yang signifikan, kata regulator.
PDB Rusia tumbuh 3,6% pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada bulan April, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negara sebesar 3,2% pada tahun 2024.
Selanjutnya Bank of Russia diagendakan bakal menggelar pertemuan peninjauan suku bunga utama berikutnya pada bulan September 2024, mendatang.
(akr)
Lihat Juga :