Soal Denda Beras Impor, Bapanas-Bulog Diminta Tak Ciptakan Kepanikan Pasar
Senin, 29 Juli 2024 - 11:23 WIB
loading...
Pakar ekonomi meminta Bapanas-Bulog tidak menciptakan kepanikan pasar di tengah masalah denda beras impor. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mewanti-wanti soal bahaya perubahan iklim yang akan memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan. Wanti-wanti dari Jokowi menjadi peringatan keras bagi Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog di tengah belum usainya demurrage beras impor sebesar Rp294,5 miliar.
Pakar Ekonomi Ferry Latuhihin mengamini wanti-wanti yang disampaikan presiden. Menurut Ferry, dari tahun ke tahun masalah stok pangan karena keterbatasan supply selalu muncul dan tak kunjung bisa diselesaikan Bapanas dan Bulog.
"Ini bukan kasus baru. Dari tahun ke tahun kasus stok pangan selalu muncul karena keterbatasan supply," tegas dia, Senin,(29/7/2024).
Baca Juga: Soal Demurrage Bulog, Pengamat Soroti Pengendali Beras Impor
Ferry mengingatkan, pentingnya Bapanas-Bulog dalam menimalisir resiko short-supply agar tidak terjadi kepanikan pasar yang dapat mendorong naiknya harga-harga komoditas. Ferry mengingatkan, kepada Bapanas-Bulog untuk tidak menciptakan kepanikan pasar.
"Lembaga-lembaga tersebut (Bapanas-Bulog harus) bekerja dengan baik dalam arti meminimalisir risiko short-supply agar tidak terjadi kepanikan pasar yang dapat mendorong naik harga-harga komoditas itu," papar Ferry.
Pakar Ekonomi Ferry Latuhihin mengamini wanti-wanti yang disampaikan presiden. Menurut Ferry, dari tahun ke tahun masalah stok pangan karena keterbatasan supply selalu muncul dan tak kunjung bisa diselesaikan Bapanas dan Bulog.
"Ini bukan kasus baru. Dari tahun ke tahun kasus stok pangan selalu muncul karena keterbatasan supply," tegas dia, Senin,(29/7/2024).
Baca Juga: Soal Demurrage Bulog, Pengamat Soroti Pengendali Beras Impor
Ferry mengingatkan, pentingnya Bapanas-Bulog dalam menimalisir resiko short-supply agar tidak terjadi kepanikan pasar yang dapat mendorong naiknya harga-harga komoditas. Ferry mengingatkan, kepada Bapanas-Bulog untuk tidak menciptakan kepanikan pasar.
"Lembaga-lembaga tersebut (Bapanas-Bulog harus) bekerja dengan baik dalam arti meminimalisir risiko short-supply agar tidak terjadi kepanikan pasar yang dapat mendorong naik harga-harga komoditas itu," papar Ferry.
Lihat Juga :