BRICS Kuasai Lebih 36% PDB Global di 2024, Kini Siap Gantikan G7

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 07:18 WIB
loading...
BRICS Kuasai Lebih 36%...
BRICS kelompok yang dulu tersisihkan kini siap menggantikan G7. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Di tengah semakin besarnya kekuatan aliansi ini, produk domestik bruto (PDB) BRICS kini menyumbang lebih dari 36% ekonomi global. Dunia telah mengalami pergeseran ekonomi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini telah menyebabkan dolar AS mengalami kesulitan, dengan sejumlah Bank Sentral memilih untuk meningkatkan kepemilikan emas sebagai upaya diversifikasi. Selain itu, di antara pergeseran tersebut, aliansi ekonomi BRICS telah melihat PDB-nya tumbuh pesat selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Mengapa Pembunuhan Ismail Haniyeh Jadi Tamparan Keras bagi Iran?

Kontributor utama dari pencapaian ini adalah ekspansi blok BRICS baru-baru ini. Blok ini melantik beberapa anggota baru pada awal tahun 2024, termasuk kekuatan ekonomi Arab Saudi dan UEA.

Proyeksi terbaru menunjukkan bahwa status ekonomi aliansi ini akan meningkat secara eksponensial pada tahun 2028. Selain itu, banyak yang memperkirakan bahwa PDB keseluruhan anggota pendiri China akan melampaui Amerika Serikat (AS) pada awal tahun 2030-an.

Kedudukannya sebagai pemimpin ekonomi BRICS akan melambungkan seluruh aliansi ke depan menuju pangsa 40% dari PDB global. Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia, Maksim Reshetnikov mendiskusikan pencapaian ini pada acara Keketuaan BRICS 2024 Rusia.

"Menurut hasil tahun lalu, dengan mempertimbangkan anggota baru serikat ini, BRICS menyumbang lebih dari 36% PDB dunia, 22% perdagangan dunia, dan hampir separuh populasi dunia -3,5 miliar dari 8 miliar orang," ungkapnya dikutip dari Watcher Guru, Jumat (2/8/2024).

Baca Juga: Beda Rusia dengan China, India Tolak Malaysia Gabung BRICS

Meskipun Amerika Serikat masih memimpin dunia dalam peringkat PDB, BRICS memiliki dua dari lima negara dengan PDB terbesar di dunia, yaitu China dan India. Rusia juga bergabung dengan dua anggota BRICS dalam sepuluh besar.

Selain itu, perubahan-perubahan ini akan terus memberikan dampak besar pada perkembangan ekonomi secara keseluruhan dari kedua kelompok G7 dan BRICS.

Mata uang asli Rusia yang saat ini sedang berkembang akan juga terus meningkatkan adopsi secara keseluruhan. AS dapat melihat dolarnya dalam masalah besar. Pada 2030, peringkat PDB global akan menarik untuk diamati terutama jika aliansi ini terus menambah anggota baru.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Rekomendasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved