Warren Buffett Ungkap 10 Perilaku Orang Miskin yang Membuang Uang

Senin, 05 Agustus 2024 - 16:22 WIB
loading...
A A A
Jika Anda berinvestasi kepada sesuatu selain diri Anda sendiri saat ini, mungkin sudah waktunya untuk memikirkan kembali strategi Anda.

2. Utang Kartu Kredit


Buffett diketahui juga sangat menentang utang kartu kredit. Dia lebih suka mengandalkan uang tunai daripada menggunakan kartu kredit. "Saya punya kartu American Express, yang saya dapatkan pada tahun 1964," kata Buffett kepada Yahoo Finance. "Tapi saya membayar tunai hampir 98%,"

3. Kuantitas Lebih dari Kualitas

"Jauh lebih baik membeli perusahaan yang luar biasa dengan harga yang wajar daripada perusahaan dengan harga yang luar biasa," tulis Buffett dalam suratnya tahun 1989 kepada pemegang saham Berkshire Hathaway.

Buffett tidak akan berinvestasi untuk sesuatu hanya karena harganya murah. Meskipun dia berbicara tentang berinvestasi dalam bisnis, ini dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Ketika Anda memprioritaskan kuantitas daripada kualitas, keuntungan jangka pendek mungkin tidak berarti banyak (dan itu bisa menghabiskan lebih banyak biaya) dalam jangka panjang.

4. Pengeluaran yang Tidak Perlu

Buffett tidak peduli untuk memiliki teknologi terbaru atau pakaian dengan label desainer terkenal. Menurut AP Moneywise, dia menggunakan ponsel lipat seharga USD20 selama beberapa tahun sebelum meningkatkan menjadi iPhone pada tahun 2020.

Sarannya? "Jangan menabung apa yang tersisa setelah dibelanjakan, tetapi habiskan apa yang tersisa setelah menabung," menurut Moneywise.

5. Mobil Baru


Mobil adalah aset yang terdepresiasi. Menurut Kelley Blue Book, sebagian besar kendaraan baru memiliki penurunan nilai sebesar 20% di tahun pertama.

Jadi daripada membeli mobil baru, Buffett lebih memilih membeli kendaraan bekas dengan harga lebih murah. "Sebenarnya, saya hanya berkendara sekitar 3.500 mil setahun, jadi saya akan sangat jarang membeli mobil baru," katanya, menurut Forbes.

6. Membeli dengan Harga Penuh


Bahkan Warren Buffett mencari penawaran bagus. Bertahun-tahun yang lalu, Buffett pernah mentraktir Bill Gates untuk makan di restoran cepat saji dan menggunakan kupon untuk membantu membayar makanan.

"Ingat tawa yang kami miliki ketika kami bepergian bersama ke Hong Kong dan memutuskan untuk makan siang di McDonald's? Anda menawarkan untuk membayar, menggali saku Anda, dan menarik keluar ... kupon!" nulis Gates dalam surat tahunan 2017 miliknya dan mantan istrinya Melinda.

"Melinda baru saja menemukan foto saya dan 'pembelanja besar.' Itu mengingatkan kami betapa Anda menghargai kesepakatan yang baik," tulis Gates, menggunakan anekdot untuk melanjutkan diskusi tentang nilai filantropi.

7. Sering Keluar Malam


Buffett memiliki pola makan yang sangat sederhana dan tidak suka sering keluar. Dalam biografi Buffett, "The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life," penulis Alice Schroeder mengutipnya yang mengatakan, "Saya suka makan hal yang sama berulang kali. Saya bisa makan sandwich ham setiap hari selama lima puluh hari berturut-turut untuk sarapan," lapor Mashed.

8. Membuang Peluang


Pada tahun-tahun awal, Buffett mengambil pekerjaan sampingan dan menghasilkan uang dengan mengantarkan surat kabar, menjual bola golf bekas, hingga menggosok mobil, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh GOBankingRates. Dia juga mencari peluang baru, dan ketika dia tidak dapat menemukannya, dia akan menciptakannya.

9. Judi


Pada rapat pemegang saham Berkshire Hathaway 2007, Buffett menyebutkan judi sebagai sesuai yang "menjijikkan secara sosial," menurut The Motley Fool.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Ingin Beli Smartwatch...
Ingin Beli Smartwatch Impian? Lakukan Tips Ini agar Cashflow Tetap Lancar!
Rekomendasi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved