Pemerintah Was-was Soal Ancaman Resesi AS hingga IHSG Rontok 3,4%

Senin, 05 Agustus 2024 - 19:41 WIB
loading...
Pemerintah Was-was Soal...
Pemerintah mewaspadai ancaman resesi AS hingga IHSG yang tiba-tiba melemah signifikan. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang di awal pekan ini, beriringan dengan penurunan tajam bursa saham Asia. Pada Senin (3/8), IHSG merosot 3,4% atau 248 poin ke 7.059 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG sempat turun hingga 6.998 sebelum mempersempit pelemahan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pergerakan IHSG selalu fluktuatif setiap harinya. Sebab itu, ia meminta agar para investor tak perlu khawatir terkait kondisi IHSG

"IHSG itukan daily-nya fluktuatif, jadi kita tidak perlu khawatir," jelasnya dalam Konferensi Pers terkait Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2024 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (5/8/2024).

Baca Juga: Angka Pengangguran Melonjak, Ekonomi AS di Ambang Resesi?

Airlangga juga mewaspadai terkait ancaman resesi AS. Dia mengakui resesi AS akan memicu keluarnya aliran modal dari pasar domestik ke AS (capital flight). Mengingat tingkat suku bunga domestik masih lebih tinggi dari laju inflasi.

"Terkait dengan AS tentu kita terus monitor. Namun, kita juga tahu bahwa kita harus menjaga supaya tidak terjadi capital flight akibat perbedaan tingkat suku bunga di Indonesia maupun di negara lain termasuk dolar AS," jelasnya.

Baca Juga: Anjlok 3,40%, IHSG Ditutup di Level 7.059

Oleh karena itu, pihaknya berharap tingkat suku bunga Bank Sentral atau The Fed dapat diturunkan pada kuartal IV-2024 mendatang. "Tentu kalau kita lihat tingkat suku bunga kita dibandingkan inflasi gap-nya agak tinggi," pungkas Airlangga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Berita Terkini
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved