Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat

Selasa, 09 Juni 2026 - 22:07 WIB
loading...
Ekonom: Kebijakan BI...
Kebijakan BI dan Pemerintah untuk Memperkuat Rupiah Dinilai Sudah Tepat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara menilai kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil (yield) instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan sebagai langkah tepat dalam menguatkan nilai tukar rupiah.

Menurutnya, peningkatan yield instrumen keuangan domestik itu akan mendorong modal asing atau portofolio inflow dapat mengalir deras ke dalam negeri. Hal ini akan berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah.

"Jika portofolio inflow semakin deras masuk ke Indonesia melalui Surat Berharga Negara (SBN), maka akan semakin besar peluang bagi negara untuk mengelola modal asing tersebut menjadi program yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas nasional. Ini akan memicu peningkatan permintaan atas rupiah, sehingga nilai tukar rupiah akan semakin kuat menghadapi tekanan mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat," kata Surya seperti dikutip, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan

Kemudian terkait kebijakan menempatkan pengelolaan kas di Bank Indonesia demi menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan, Surya menyebut itu sebagai angin segar bagi pendapatan negara, karena pemerintah akan mendapatkan remunerasi atas kebijakan tersebut. Namun, dia mengingatkan agar kebijakan itu harus mampu disalurkan dalam bentuk likuiditas tambahan pada sistem perbankan, sehingga bisa diserap pelaku usaha.

"Pemerintah perlu berhati-hati dalam mengelola kebijakan ini. Pengelolaan kas negara di bank sentral harus mampu disalurkan dalam bentuk likuiditas tambahan kepada sistem perbankan. Kebijakan ini perlu pula diikuti dengan penurunan suku bunga acuan, agar para pelaku usaha dapat menyerap modal lebih maksimal untuk mengembangkan bisnis," terangnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Rekomendasi
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved