Perhelatan JITEX 2024 Bukukan Total Transaksi Rp12,9 Triliun
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:25 WIB
loading...
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo. FOTO/Anggie Ariesta
A
A
A
JAKARTA - Perhelatan Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SME Expo (JITEX) 2024 yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta membukukan total transaksi Rp12,9 triliun. Perolehan tersebut dari total transaksi selama tiga hari acara JITEX yaitu 7-9 Agustus 2024.
"Acara hari ini adalah hari ketiga dari JITEX yang dilaksanakan oleh pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, perdagangan koperasi dan umkm, hari ini kita bisa membukukan transaksi sebesar Rp12,9 triliun," kata Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo di JCC Senayan Jakarta, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Sentil Pinjol Soal Pembiayaan UMKM Produktif
Ratu menambahkan bahwa tidak memasang target untuk JITEX tahun ini karena perhelatan merupakan inisiasi Pemprov DKI Jakarta yang bersinergi dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk mengembangkan bisnis.
"Sebetulnya karena ini adalah perdana kita tidak menargetkan total transaksi yang ada karena hari ini sudah berakhir B2B, besok dan lusa itu adalah B2C jadi masyarakat bisa berbelanja langsung kepada para umkm dan industri yang ada," jelas Ratu.
"Acara hari ini adalah hari ketiga dari JITEX yang dilaksanakan oleh pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, perdagangan koperasi dan umkm, hari ini kita bisa membukukan transaksi sebesar Rp12,9 triliun," kata Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo di JCC Senayan Jakarta, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Sentil Pinjol Soal Pembiayaan UMKM Produktif
Ratu menambahkan bahwa tidak memasang target untuk JITEX tahun ini karena perhelatan merupakan inisiasi Pemprov DKI Jakarta yang bersinergi dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk mengembangkan bisnis.
"Sebetulnya karena ini adalah perdana kita tidak menargetkan total transaksi yang ada karena hari ini sudah berakhir B2B, besok dan lusa itu adalah B2C jadi masyarakat bisa berbelanja langsung kepada para umkm dan industri yang ada," jelas Ratu.
Lihat Juga :