Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Minggu, 11 Agustus 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Danis menjelaskan pembebasan 2,5 hektar kawasan permukiman tersebut nantinya akan digunakan sebagai kolam tampung air. Sehingga dampak luapan sungai Sepaku diharapkan bisa ditampung di kolam tersebut.
"Di mulut sungai sepaku sudah dibuatkan pintu atau intake, itu kolam besar, air jadi lebih banyak tertampung, tetapi masih terjadi banjir, ini yang sedang kita upayakan," kata Danis.
Namun menurutnya, rencana tersebut harus memerlukan pembebasan lahan terlebih dahulu. Di atas lahan 2,5 hektar tadi setidaknya menyangkut 29 rumah dan 34 kepala keluarga yang rencananya akan dipindahkan dengan skema PDSK Plus (Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK), yaitu membeli atau memindahkan warga yang terdampak pembangunan.
Baca Juga: Istana Garuda IKN Dicibir Mirip Kelelawar, Menkominfo: Karya Anak Bangsa
"Lahan itu bisa direlokasi, karena itu kan 2,5 hektar ADP (Aset Dalam Penguasaan), jadi dimungkinkan relokasi ganti rugi, yang disebut PDSK Plus," pungkasnya.
"Di mulut sungai sepaku sudah dibuatkan pintu atau intake, itu kolam besar, air jadi lebih banyak tertampung, tetapi masih terjadi banjir, ini yang sedang kita upayakan," kata Danis.
Namun menurutnya, rencana tersebut harus memerlukan pembebasan lahan terlebih dahulu. Di atas lahan 2,5 hektar tadi setidaknya menyangkut 29 rumah dan 34 kepala keluarga yang rencananya akan dipindahkan dengan skema PDSK Plus (Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK), yaitu membeli atau memindahkan warga yang terdampak pembangunan.
Baca Juga: Istana Garuda IKN Dicibir Mirip Kelelawar, Menkominfo: Karya Anak Bangsa
"Lahan itu bisa direlokasi, karena itu kan 2,5 hektar ADP (Aset Dalam Penguasaan), jadi dimungkinkan relokasi ganti rugi, yang disebut PDSK Plus," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :