Intip Kerajaan Real Estate Rp1,5 T milik LeBron James, MVP Bola Basket Olimpiade Paris 2024
Senin, 12 Agustus 2024 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Mansion ini adalah properti seluas 30.000 kaki persegi lengkap dengan arena bowling dan studio rekaman. Pada tahun 2006, James memperluas kepemilikan Akron-nya, dengan membeli properti disebelahnya seharga USD425.000.
Real estate James sejalan dengan pergerakan karirnya di NBA. Kepindahannya ke Miami Heat pada tahun 2010 membuatnya mengakuisisi rumah mewah tepi laut senilai USD9 juta di Coconut Grove. Setelah empat musim dan dua kejuaraan, James menjual properti seharga USD13,4 juta pada tahun 2015, untuk meraup keuntungan lebih dari USD4 juta.
Ekspansi ikon bola basket itu ke barat dimulai pada tahun 2015 dengan pembelian senilai USD21 juta di lingkungan Brentwood Los Angeles. Akuisisi itu membuat para penggemar Cleveland tidak tenang, meskipun James lanjut memberikan gelar NBA ke Cavaliers pada tahun berikutnya.
Pada 2017, di tengah spekulasi bakal bergabung dengan Lakers, James membeli properti Brentwood kedua seharga USD23 juta. Akuisisinya yang paling menonjol terjadi pada tahun 2020, dengan membeli perkebunan Beverly Hills senilai USD36,75 juta.
Tidak semua investasi properti King James berbuah cuan. Pada tahun 2021, dia menjual salah satu rumah Brentwood-nya seharga USD19.6 juta, sedikit lebih rendah dari harga pembeliannya.
Namun, portofolio real estate LeBron James hanyalah bagian kecil dari kerajaan bisnisnya. Pada tahun 2022, Forbes melaporkan bahwa James menjadi pemain NBA aktif pertama yang bergabung dengan klub miliarder, dengan pemasukan lebih dari USD431 juta dari gaji NBA dan diperkirakan USD900 juta (Rp14,2 T) berasal bisnisnya.
Real estate James sejalan dengan pergerakan karirnya di NBA. Kepindahannya ke Miami Heat pada tahun 2010 membuatnya mengakuisisi rumah mewah tepi laut senilai USD9 juta di Coconut Grove. Setelah empat musim dan dua kejuaraan, James menjual properti seharga USD13,4 juta pada tahun 2015, untuk meraup keuntungan lebih dari USD4 juta.
Ekspansi ikon bola basket itu ke barat dimulai pada tahun 2015 dengan pembelian senilai USD21 juta di lingkungan Brentwood Los Angeles. Akuisisi itu membuat para penggemar Cleveland tidak tenang, meskipun James lanjut memberikan gelar NBA ke Cavaliers pada tahun berikutnya.
Pada 2017, di tengah spekulasi bakal bergabung dengan Lakers, James membeli properti Brentwood kedua seharga USD23 juta. Akuisisinya yang paling menonjol terjadi pada tahun 2020, dengan membeli perkebunan Beverly Hills senilai USD36,75 juta.
Tidak semua investasi properti King James berbuah cuan. Pada tahun 2021, dia menjual salah satu rumah Brentwood-nya seharga USD19.6 juta, sedikit lebih rendah dari harga pembeliannya.
Namun, portofolio real estate LeBron James hanyalah bagian kecil dari kerajaan bisnisnya. Pada tahun 2022, Forbes melaporkan bahwa James menjadi pemain NBA aktif pertama yang bergabung dengan klub miliarder, dengan pemasukan lebih dari USD431 juta dari gaji NBA dan diperkirakan USD900 juta (Rp14,2 T) berasal bisnisnya.
Lihat Juga :