Pengaruh FOMO Masih Kuat, 80 Persen Anak Muda Habiskan Duit Buat Gaya Hidup
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini menggarisbawahi perlunya literasi keuangan yang lebih baik untuk membuat keputusan pengeluaran yang lebih bijak. Dengan memahami baik itu produk maupun layanan perbankan, maka manfaat yang diperoleh bisa maksimal.
Tapi meski demikian, OCBC menyebutkan skor finansial fitness Indonesia pada tahun 2024 berhasil stabil pada angka 41.25. Ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia telah berhasil mempertahankan hasil skor finansialnya.
Selain itu saat ini 25% generasi muda memiliki dana darurat (naik dari 17%) yang bisa bisa menjadi indikator adanya perubahan sikap dan mindset, terutama di kalangan muda yang tetap ingin menikmati hidup.
"Ini merupakan pencapaian yang patut di apresiasi bagi generasi muda, dimana sisi lain merekapun harus paham memanfaatkan produk perbankan untuk keputusan finansial yang cerdas," kata Executive Director Marketing & Lifestyle Business OCBC, Amir Widjaya.
"Dengan informasi yang tepat, inklusi produk perbankan, dan pengelolaan keuangan yang baik, mereka bisa menjadi smart spender dan smart saver. Hasil akhirnya mereka akan menciptakan keseimbangan antara kesenangan saat ini dan kesejahteraan finansial jangka panjang," lanjutnya.
Tapi meski demikian, OCBC menyebutkan skor finansial fitness Indonesia pada tahun 2024 berhasil stabil pada angka 41.25. Ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia telah berhasil mempertahankan hasil skor finansialnya.
Selain itu saat ini 25% generasi muda memiliki dana darurat (naik dari 17%) yang bisa bisa menjadi indikator adanya perubahan sikap dan mindset, terutama di kalangan muda yang tetap ingin menikmati hidup.
"Ini merupakan pencapaian yang patut di apresiasi bagi generasi muda, dimana sisi lain merekapun harus paham memanfaatkan produk perbankan untuk keputusan finansial yang cerdas," kata Executive Director Marketing & Lifestyle Business OCBC, Amir Widjaya.
"Dengan informasi yang tepat, inklusi produk perbankan, dan pengelolaan keuangan yang baik, mereka bisa menjadi smart spender dan smart saver. Hasil akhirnya mereka akan menciptakan keseimbangan antara kesenangan saat ini dan kesejahteraan finansial jangka panjang," lanjutnya.
Lihat Juga :