Promosikan Wisata Birdwatching, Kemenparekraf Bidik Lima Pasar Ini
Senin, 24 Agustus 2020 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Adapun bantuan untuk ulayat mencakup 13 paket yang terdiri dari tenda, GPS maps, monocular spotting, monocular smartphone holder, binocular, bola voli, net voli, bola sepak, alat tulis.
Sebagai informasi, di Tambrauw terdapat banyak tanah ulayat, yakni tanah bersama warga masyarakat hukum adat yang bersangkutan. Beberapa tanah ulayat yang menjadi destinasi Birdwatching di kabupaten Tambrauw diantaranya Klabili, Nanggouw, Jokte, Kwoor, Abun, Weos, Fef, Sujak, Bamusbama, Miyah, Senopi, Saukorem, Mubrani.
Bupati Tambraw, Gabriel Asem, mengatakan, hutan adat bila mempunyai nilai ekonomi tinggi maka akan membantu masyarakat, termasuk untuk mendukung kegiatan seperti birdwatching. (Baca juga: Bunga Raflesia Ditemukan di Hutan Belantara Kalimantan Barat )
"Kami juga sudah membahas dalam sidang adat. Jadi bila tempat ini dikunjungi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, tidak akan ada masalah,” tandasnya.
Sebagai informasi, di Tambrauw terdapat banyak tanah ulayat, yakni tanah bersama warga masyarakat hukum adat yang bersangkutan. Beberapa tanah ulayat yang menjadi destinasi Birdwatching di kabupaten Tambrauw diantaranya Klabili, Nanggouw, Jokte, Kwoor, Abun, Weos, Fef, Sujak, Bamusbama, Miyah, Senopi, Saukorem, Mubrani.
Bupati Tambraw, Gabriel Asem, mengatakan, hutan adat bila mempunyai nilai ekonomi tinggi maka akan membantu masyarakat, termasuk untuk mendukung kegiatan seperti birdwatching. (Baca juga: Bunga Raflesia Ditemukan di Hutan Belantara Kalimantan Barat )
"Kami juga sudah membahas dalam sidang adat. Jadi bila tempat ini dikunjungi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, tidak akan ada masalah,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :