alexametrics

Salurkan Kredit Produktif ke Usaha Mikro, Bank Mandiri Gandeng Crowde

loading...
Salurkan Kredit Produktif ke Usaha Mikro, Bank Mandiri Gandeng Crowde
Bank Mandiri menggandeng Crowde guna menggenjot penyaluran kredit produktif kepada pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan dan perdagangan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Mandiri menggandeng fintech pembiayaan di sektor agrikultur, PT Crowde Membangun Bangsa (CMB), dalam rangka menggenjot penyaluran kredit produktif kepada pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan dan perdagangan. Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha mikro dalam mengakses pembiayaan yang terjangkau.

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Zedo Faly dan CEO & Co-Founder PT Crowde Membangun Bangsa Yohanes Sugihtononugroho, serta disaksikan Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang dan Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan model kerjasama yang dilakukan, pihak CMB menjadi referral atau mereferensikan calon debitur potensial untuk dilakukan proses sebagai calon debitur. Kemudian perseroan akan menentukan pinjaman untuk setiap calon debitur.



Berdasarkan proses seleksi tersebut, Bank Mandiri kemudian memproses pengajuan pinjaman tersebut. "Plafon maksimal yang bisa diakses setiap pelaku usaha mikro mencapai Rp200 juta. Untuk tahap awal kami akan menyediakan total pembiayaan hingga Rp100 Miliar," ujar Donsuwan di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Menurut Donsuwan, skema kerjasama dengan Crowde sangat strategis karena dapat membantu bank menjaga kualitas pembiayaan yang disalurkan, serta meningkatkan nilai tambah yang bisa diberikan Crowde kepada pelaku usaha tersebut.

“Disamping itu, skema kerjasama ini juga mempercepat proses persetujuan kredit. Hasilnya debitur yang dibiayai dapat memanfaatkan momentum yang ada dalam mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Dengan kerja sama ini, Bank Mandiri akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap segmen UMKM di sektor agrikultur, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan petani dan peternak terhadap akses permodalan perbankan.

Keberadaan Crowde diharapkan menjadi solusi salah satu permasalahan utama pada sektor agrikultur di Indonesia, yakni minimnya modal dan kemampuan petani mengembangkan usahanya.

Hingga Agustus 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan kredit mikro produktif sebesar Rp23,51 triliun kepada pelaku usaha mikro di Tanah Air.

Penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2019 sampai dengan bulan Agustus telah mencapai Rp15,03 triliun atau 60,13% dari target Rp25 triliun yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Dari total penyaluran tersebut, proporsi KUR Sektor Produksi yang disalurkan adalah 50,47% atau Rp7,6 triliun kepada 96.085 debitur.

Crowde sendiri merupakan fintech pembiayaan di bidang agrikultur dengan nilai portofolio mencapai Rp90 miliar kepada 17.000 petani kecil dan menengah.

Selain memberikan dukungan finansial, fintech yang telah memperoleh suntikan investasi dari Mandiri Capital Indonesia ini telah membuktikan diri dalam pembiayaan proyek pertanian dan menciptakan ekosistem permodalan pertanian yang berkelanjutan.

Strateginya dengan mengintegrasikan pelaku agribisnis dengan mengedepankan penggunaan teknologi yang lebih efisien.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak