alexametrics

IHSG Berakhir Ambruk 1,11% di Tengah Aksi Demo, Bursa Asia Merangkak

loading...
IHSG Berakhir Ambruk 1,11% di Tengah Aksi Demo, Bursa Asia Merangkak
IHSG pada perdagangan, Selasa (24/9/2019) berakhir ambruk di tengah aksi demostrasi ribuan mahasiswa di gedung MPR/DPR RI untuk menyuarakan penolakan terhadap revisi KHUP. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (24/9/2019) berakhir ambruk di tengah aksi demostrasi ribuan mahasiswa di gedung MPR/DPR RI untuk menyuarakan penolakan terhadap revisi KHUP. Hingga akhir sesi, IHSG ditutup anjlok -68,59 poin atau setara -1,11% ke level 6.137,61.

Sebelumnya pada awal perdagangan, bursa saham Tanah Air telah mengalami tekanan usai kehilangan 55,260 poin atau 0,89% menjadi 6.150,94. Raihan itu memburuk bila dibandingkan dari posisi 6.206,20 pada penutupan Senin (23/9), kemarin.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,96 triliun dengan 12,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp773,17 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,96 triliun. Tercatat sebesar 112 saham menguat, 356 melemah dan 145 stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) naik Rp300 menjadi Rp5.650, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) bertambah Rp200 menjadi Rp6.200 dan PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI) melonjak Rp165 ke posisi Rp1.850.

Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.475, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) jatuh Rp75 menjadi Rp1.085 serta PT Indospring Tbk. (INDS) merosot Rp50 menjadi Rp2.370.

Di sisi lain pasar saham Asia tengah berjuang menentukan arah pada perdagangan, Selasa seiring data ekonomi Eropa yang menunjukkan pelemahan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan serta jadi sentimen negatif bagi investor.

Saham daratan China merangkak naik saat Komposit Shanghai hanya mendapatkan tambahan 0,28% hingga menyentuh level 2.985,34 untuk mengiringi peningkatan Komposit Shenzhen sebesar 0,331% menjadi 1.665,56. Tren kenaikan juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong meskipun tidak terlalu hingga sesi berakhir menguat 0,22%.

Pada tempat lain seperti indeks Nikkei di Jepang ditutup sedikit lebih tinggi pada level 22.098,84 meskipun saham kelas berat seperti indeks Fast Retailing dan Softbank Group masing-masing turun 1,16% dan 1,82%. Selanjutnya Indeks Topix, juga naik 0,42% untuk mengakhiri perdagangan hari kedua pekan ini di posisi 1.622,94.

Sementara indeks Kospi di Korea Selatan berakhir menanjak 0,45% ke level 2.101,04 ketika bursa utama Australia yakni ASX 200 menyelesaikan perdagangan tepat di bawah garis datar di 6.748,90. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang menguat tipis mencapai 0,05%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak