Perkuat Aliansi di Luar Negara Barat, Turki Resmi Daftar Jadi Anggota BRICS
Selasa, 03 September 2024 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
"sambil tetap memenuhi kewajibannya sebagai anggota utama Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)" kata mereka dilaporkan oleh Bloomberg, dikutip (3/9/2024).
Berada di wilayah Eropa dan Asia, Turki mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS beberapa bulan lalu di tengah rasa frustrasi atas kurangnya kemajuan dalam upayanya untuk bergabung dengan Uni Eropa yang telah berlangsung puluhan tahun.
"Tawaran tersebut juga disebabkan oleh perpecahan dengan sesama anggota NATO setelah Turki mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia setelah invasi mereka ke Ukraina pada tahun 2022," tambah sumber tersebut.
Pengelompokan BRICS, yang diambil dari nama Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, mencakup beberapa negara berkembang terbesar. Kelompok ini mendapat empat anggota baru pada awal tahun ini ketika Iran, Uni Emirat Arab, Ethiopia dan Mesir bergabung dalam kelompok tersebut. Arab Saudi diundang untuk bergabung, meskipun kerajaan tersebut belum melakukannya.
Perluasan lebih lanjut kelompok ini dapat dibahas dalam pertemuan puncak di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober, kata sumber tersebut. Malaysia, Thailand, dan sekutu dekat Turki, Azerbaijan, termasuk di antara negara-negara lain yang ingin bergabung.
Berada di wilayah Eropa dan Asia, Turki mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS beberapa bulan lalu di tengah rasa frustrasi atas kurangnya kemajuan dalam upayanya untuk bergabung dengan Uni Eropa yang telah berlangsung puluhan tahun.
"Tawaran tersebut juga disebabkan oleh perpecahan dengan sesama anggota NATO setelah Turki mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia setelah invasi mereka ke Ukraina pada tahun 2022," tambah sumber tersebut.
Pengelompokan BRICS, yang diambil dari nama Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, mencakup beberapa negara berkembang terbesar. Kelompok ini mendapat empat anggota baru pada awal tahun ini ketika Iran, Uni Emirat Arab, Ethiopia dan Mesir bergabung dalam kelompok tersebut. Arab Saudi diundang untuk bergabung, meskipun kerajaan tersebut belum melakukannya.
Perluasan lebih lanjut kelompok ini dapat dibahas dalam pertemuan puncak di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober, kata sumber tersebut. Malaysia, Thailand, dan sekutu dekat Turki, Azerbaijan, termasuk di antara negara-negara lain yang ingin bergabung.
Lihat Juga :