Genjot Produksi Baja Rendah Karbon, GRP Kantongi Investasi Rp916,2 M dari IFC
Sabtu, 07 September 2024 - 16:49 WIB
loading...
Kemitraan antara GRP dan IFC, lembaga pembangunan terbesar di dunia yang berfokus pada sektor swasta di negara-negara berkembang, akan membantu GRP meningkatkan produksi baja rendah karbon berkualitas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) , salah satu produsen baja swasta terbesar di Indonesia dan pemimpin industri dalam produksi baja rendah karbon di Asia menandatangani perjanjian pembiayaan hingga USD60 juta atau setara Rp916,2 miliar (Kurs Rp15.270 per USD) dengan International Finance Corporation (IFC). Ini adalah investasi pertama IFC di sektor baja Asia dalam lebih dari satu dekade.
Baca Juga: Menjalankan Roda Bisnis Baja, GRP Tidak Melupakan Lingkungan
Kemitraan antara GRP dan IFC, lembaga pembangunan terbesar di dunia yang berfokus pada sektor swasta di negara-negara berkembang, akan membantu GRP meningkatkan produksi baja rendah karbon berkualitas tinggi di pabrik seluas 200 hektar di Jawa Barat. Pabrik ini akan menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata global.
![Genjot Produksi Baja Rendah Karbon, GRP Kantongi Investasi Rp916,2 M dari IFC]()
Selain pinjaman ini, IFC juga telah menandatangani Advisory Engagement Letter dengan GRP untuk membantu mengembangkan dan menerapkan strategi dekarbonisasi serta mendukung upaya GRP mengurangi emisi gas rumah kaca yang sejalan dengan standar internasional.
Baca Juga: Terapkan Sertifikasi EPD Bakal Memperkuat Daya Saing GRP
Dukungan ini mencakup menjajaki berbagai opsi pendanaan untuk mendukung keputusan GRP menonaktifkan Blast Furnace yang baru dibangun namun belum pernah dioperasikan, serta meningkatkan efisiensi energi teknologi EAF dan menilai opsi dan teknologi proses hilir yang baru.
Baca Juga: Menjalankan Roda Bisnis Baja, GRP Tidak Melupakan Lingkungan
Kemitraan antara GRP dan IFC, lembaga pembangunan terbesar di dunia yang berfokus pada sektor swasta di negara-negara berkembang, akan membantu GRP meningkatkan produksi baja rendah karbon berkualitas tinggi di pabrik seluas 200 hektar di Jawa Barat. Pabrik ini akan menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata global.

Selain pinjaman ini, IFC juga telah menandatangani Advisory Engagement Letter dengan GRP untuk membantu mengembangkan dan menerapkan strategi dekarbonisasi serta mendukung upaya GRP mengurangi emisi gas rumah kaca yang sejalan dengan standar internasional.
Baca Juga: Terapkan Sertifikasi EPD Bakal Memperkuat Daya Saing GRP
Dukungan ini mencakup menjajaki berbagai opsi pendanaan untuk mendukung keputusan GRP menonaktifkan Blast Furnace yang baru dibangun namun belum pernah dioperasikan, serta meningkatkan efisiensi energi teknologi EAF dan menilai opsi dan teknologi proses hilir yang baru.
Lihat Juga :