Pemerintah Bangun Infrastruktur Senilai Rp2,14 Triliun di Jatim
Minggu, 08 September 2024 - 10:01 WIB
loading...
Sejumlah infrastrukr jalan dan jembatan dibangun di Jawa Timur untuk memperlancar konektivitas dan mobilitas. FOTO/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui APBN menggelontorkan Rp2,14 triliun untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di Provinsi Jawa Timur. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur di daerah itu dilakukan untuk memperlancar konektivitas.
"Infrastruktur tersebut tersebar di 8 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur yakni di Kota Kediri, Blitar, Kabupaten Tulungagung, Pacitan, Trenggalek, Bojonegoro, Kota Jember dan Kabupaten Banyuwangi," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resmi, Sabtu (8/9/2024).
Baca Juga: Wapres Akui Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia Belum Merata
Infrastruktur-infrastruktur tersebut antara lain Flyover (FO) Djuanda yang dibangun sejak tahun 2022 dengan anggaran Rp363 miliar, penggantian Jembatan Callender Hamilton (CH) sepanjang 797 meter dengan biaya Rp1,4 triliun.
Kemudian, perbaikan 11 ruas jalan daerah sepanjang 66 km dengan biaya Rp379 miliar. Presiden berharap, membaiknya konektivitas akan membuat biaya logistik semakin murah dan efisien, yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian di daerah.
"Infrastruktur tersebut tersebar di 8 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur yakni di Kota Kediri, Blitar, Kabupaten Tulungagung, Pacitan, Trenggalek, Bojonegoro, Kota Jember dan Kabupaten Banyuwangi," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resmi, Sabtu (8/9/2024).
Baca Juga: Wapres Akui Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia Belum Merata
Infrastruktur-infrastruktur tersebut antara lain Flyover (FO) Djuanda yang dibangun sejak tahun 2022 dengan anggaran Rp363 miliar, penggantian Jembatan Callender Hamilton (CH) sepanjang 797 meter dengan biaya Rp1,4 triliun.
Kemudian, perbaikan 11 ruas jalan daerah sepanjang 66 km dengan biaya Rp379 miliar. Presiden berharap, membaiknya konektivitas akan membuat biaya logistik semakin murah dan efisien, yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian di daerah.
Lihat Juga :