alexametrics

Mendag Agus Suparmanto Akan Fokus Atasi Defisit Neraca Dagang

loading...
Mendag Agus Suparmanto Akan Fokus Atasi Defisit Neraca Dagang
Mengatasi defisit perdagangan menjadi fokus utama menteri perdagangan di Kabinet Indonesia Maju. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai menteri perdagangan (mendag) dalam Kabinet Indonesia Maju pada masa pemerintahan keduanya berjanji akan mengatasi defisit neraca dagang.

"Saya mendapatkan beberapa amanat dari Presiden dalam program Indonesia Maju, di antaranya memperbaiki defisit neraca perdagangan dan menyelesaikan perjanjian-perjanjian perdagangan yang masih dalam proses penyelesaian," ujar Mendag Agus di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Dia menambahkan, dalam melaksanakan tugasnya, dirinya meminta dukungan kepada seluruh pihak, termasuk kepada mitra-mitra Kementerian Perdagangan. Sementara itu, di acara serah terima jabatan dari Enggartiasto Lukita kepada Agus Suparmanto kemarin, Sekretaris Jenderal Oke Nurwan menyampaikan bahwa Agus dan jajaran Kementerian Perdagangan akan melakukan konsolidasi dalam 1-2 hari ke depan, terutama setelah Mendag Agus mengikuti rapat kabinet.



"Konsolidasi ini dilakukan untuk membahas program kerja dan kegiatan Kementerian Perdagangan ke depan," tutur Oke. Dia juga menyampaikan, Kementerian Perdagangan optimistis akan dapat bekerja lebih baik lagi pada pemerintahan kali ini.

"Kementerian Perdagangan optimis untuk bisa lebih maju lagi dan berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi nasional sehingga tujuan Indonesia Maju yang ditargetkan Presiden Joko Widodo di tahun 2045 dapat tercapai," tegas Oke.

Beberapa hal yang akan dilakukan Kementerian Perdagangan, jelas Oke, antara lain dengan mempersiapkan dan memperbaiki sumber daya manusia, baik dalam jangka pendek dan panjang. Selain itu, dengan menerapkan "smart government" secara konkret.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak