Lanjut Menguat, IHSG Diprediksi Tembus Level 7.800
Rabu, 11 September 2024 - 08:21 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi melanjutkan penguatan sepanjang perdagangan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi melanjutkan penguatan sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks diproyeksikan berada di kisaran 7.720 – 7.800.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, level 7.800 semakin dekat, dan IHSG (sementara ini) tidak memiliki demand zone maupun indikasi jenuh beli yang perlu diperhatikan untuk persiapan menghadapi koreksi sehat.
"Dari volume perdagangan kemarin pun sudah cukup memperjelas kondisi euforia pasar dan kemantapan arah IHSG menuju level 7.800," tulis William dalam analisisnya, Rabu (11/9/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Meroket ke 7.761 Saat Ada 306 Saham Melompat Tinggi
Perkiraan William, setiap kali mencapai level psikologis baru, akan terjadi aksi profit taking pada IHSG, namun pada saat itu Anda hanya perlu memperhatikan saham-saham yang Anda miliki, apakah sudah patah tren atau belum. "Jika belum, maka koreksi tersebut adalah koreksi yang aman dan tidak memerlukan respons kepanikan," katanya.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, level 7.800 semakin dekat, dan IHSG (sementara ini) tidak memiliki demand zone maupun indikasi jenuh beli yang perlu diperhatikan untuk persiapan menghadapi koreksi sehat.
"Dari volume perdagangan kemarin pun sudah cukup memperjelas kondisi euforia pasar dan kemantapan arah IHSG menuju level 7.800," tulis William dalam analisisnya, Rabu (11/9/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Meroket ke 7.761 Saat Ada 306 Saham Melompat Tinggi
Perkiraan William, setiap kali mencapai level psikologis baru, akan terjadi aksi profit taking pada IHSG, namun pada saat itu Anda hanya perlu memperhatikan saham-saham yang Anda miliki, apakah sudah patah tren atau belum. "Jika belum, maka koreksi tersebut adalah koreksi yang aman dan tidak memerlukan respons kepanikan," katanya.
Lihat Juga :