Sudah Ada Tambahan Kuota untuk Bank Penyalur FLPP

Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:05 WIB
loading...
Sudah Ada Tambahan Kuota...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat , Arief Sabaruddin, mengatakan saat ini sudah ada tambahan kuota melalui realokasi pergeseran kepada bank-bank yang berkinerja buruk atau di bawah 50% dalam penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) .

“Sudah ada tambahan kuota melalui realokasi pergeseran kepada bank yang kinerjanya di bawah 50%,” ujarnya di Jakarta, Rabu 26/8/2020).

Sebelumnya, masih terdapat sejumlah bank yang turun kuota dan sejumlah bank pelaksana lainnya mendapat penambahan kuota. Arief menjelaskan, dengan sisa waktu yang ada hingga akhir September, jika bank-bank penyalur masih berkinerja buruk maka dipastikan ada pergeseran dan dievaluasi untuk memperbaiki kinerja. ( Baca juga:Pandemi Bikin Laba Bank Amar Amblas 21,7% )

“Kita tidak selalu memberikan hukuman bagi bank-bank berkinerja rendah, tapi kita memberikan pembinaan,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa sejumlah bank kinerjanya rendah untuk pembiayaan FLPP karena baru bermain di sektor PPDPP FLPP. Adanya perubahan Peraturan Menteri No 21 Tahun 2016 mengenai persyaratan relaksasi menyebabkan sejumlah bank penyalur FLPP harus mengikuti perubahan.

Misalnya, ada perubahan di Informasi dan Teknologi (IT). Hal ini tidak memungkinkan setiap bank memiliki persiapan yang sama.

“Karena setiap bank bank merubah sistem IT SOP nya berbeda-beda. Sistem diubah sehari dua hari bisa tapi birokrasinya yang lama. Karena di sistem itu ada big data yang dibangun dan tidak boleh bocor. Kami dengan adanya aplikasi Sikasep bisa tahu lebih rinci. Ini evaluasi yang akan kita perbaiki,” pungkasnya.

Sebagai informasi penyaluran dana FLPP di awal Agustus 2020 telah mencapai Rp8 triliun atau 76,97% dari target 2020 senilai Rp11 triliun pada 78.896 unit rumah.

Total penyaluran dana FLPP sejak 2010 hingga 2020 mencapai Rp52,37 triliun untuk 734.498 unit rumah. Penyaluran dana FLPP ini disalurkan oleh 39 bank pelaksana dari 42 bank pelaksana yang bekerja sama dengan PPDPP. ( Baca juga:Abbas Minta Kuartet Timur Tengah Mediasi Pembicaraan Damai dengan Israel )

Saat ini menurut data management control PPDPP per 7 Agustus 2020, telah tercatat sebanyak 206.841 calon debitur yang mengakses Sistem Informasi KPR Bersubsidi alias SiKasep. Dari data yang ada sebanyak 85.399 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, 12.332 calon debitur telah masuk dalam proses verifikasi bank, 1.084 calon debitur dalam proses pengajuan dana FLPP dari Bank pelaksana kepada PPDPP.

Adapun, Bank pelaksana FLPP dengan penyaluran tertinggi dicapai oleh Bank BTN sebanyak 39.939 unit, menyusul Bank BNI sebanyak 7.682 unit, Bank BTN Syariah sebanyak 6.591 unit, BRI Syariah sebanyak 5.752 unit, dan Bank BJB sebanyak 2.990 unit.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Subsidi Banyak...
Rumah Subsidi Banyak yang Mangkrak, Purbaya Ancam Tarik Dana FLPP
BRI Tingkatkan Penyaluran...
BRI Tingkatkan Penyaluran KPR Subsidi lewat Skema FLPP
Dukungan Penuh BRI:...
Dukungan Penuh BRI: FLPP Hadirkan Rumah Impian bagi Keluarga Indonesia
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Bidik Penyaluran KPR FLPP 10.750 Rumah
Lepas Jabatan Menteri...
Lepas Jabatan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Bakal Lanjutkan Tugas Pimpin Otorita IKN
Rogoh Rp1.315 T untuk...
Rogoh Rp1.315 T untuk Infrastruktur Selama 10 Tahun, Jokowi Bangun Apa Saja?
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
Dorong Akses Hunian,...
Dorong Akses Hunian, Menteri PKP Puji Kontribusi BRI dalam Program Rumah Rakyat
Kementerian PU Diminta...
Kementerian PU Diminta Renovasi Jembatan Horor di Perbatasan Sidoarjo–Mojokerto
Rekomendasi
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved