alexametrics

IHSG Sesi Siang Memerah Saat Kurs Rupiah Terus Merosot

loading...
IHSG Sesi Siang Memerah Saat Kurs Rupiah Terus Merosot
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sesi siang, Selasa (19/11/2019) merosot mengiringi IHSG yang juga masih memerah. Foto/Dok, Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sesi siang, Selasa (19/11/2019) merosot untuk terus mengalami tekanan sejak awal pekan kemarin. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga masih memerah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I jatuh menjadi Rp14.090/USD dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.076 per USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.035 hingga Rp14.092/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.092/USD atau merosot dibandingkan akhir sesi Senin, kemarin di posisi Rp14.078/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.079-Rp14.092/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan siang tergelincir menjadi Rp14.095/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah tak berdaya dari sebelumnya Rp14.090/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang masih memerah usai kehilangan -0.28 poin menjadi 6,122.35 setelah pagi tadi melesat 11,650 poin yang setara 0,190% menjadi 6.134,28 atau lebih baik dari 6.122,63 pada sesi akhir, Senin (18/11) kemarin.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,85 triliun dengan 4,94 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp3,14 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,00 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,00 triliun. Tercatat 155 saham naik, 238 turun dan 145 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI). Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK) dan PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. (PURE).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak