Sanksi Barat Sia-sia, Rusia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 2024-2027 Capai 13%
Rabu, 25 September 2024 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengakui bahwa ekonomi Rusia mengalami tekanan luar biasa akibat sanksi. Dia mengatakan, paket sanksi dan pembatasan terus diperluas oleh negara-negara yang tidak bersahabat. Sementara, tantangan logistik, teknologi, keuangan, dan lainnya ikut bermunculan.Akan tetapi, tegas dia, tantangan ini sedang dan akan diatasi.
"Ekonomi Rusia mengalami tekanan kolosal dalam kondisi ini. Namun, di bawah kepemimpinan Presiden (Putin), melalui upaya terkoordinasi pemerintah dan Bank Rusia, kami berhasil mengatasinya," tegasnya.
Mishustin mencatat bahwa meskipun dalam kondisi yang sulit, adalah mungkin untuk mendukung warga negara, bisnis, dan proyek pembangunan kita, menciptakan dasar untuk pertumbuhan lebih lanjut. Dia menambahkan bahwa anggaran federal Rusia untuk tahun 2025-2027 akan dieksekusi dengan defisit, yang diharapkan pada tingkat setengah persen dari PDB pada tahun 2025.
"Pelaksanaan anggaran federal diharapkan dengan defisit selama tiga tahun. Pada tahun 2025, (defisit diharapkan) pada tingkat setengah persen dari PDB," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pendapatan anggaran federal Rusia akan tumbuh sebesar 12% tahun depan menjadi 40,296 triliun rubel (USD433 miliar). "Sementara, pengeluaran anggaran akan naik menjadi 41,47 triliun rubel (USD445 miliar)," tambah Mishustin.
"Ekonomi Rusia mengalami tekanan kolosal dalam kondisi ini. Namun, di bawah kepemimpinan Presiden (Putin), melalui upaya terkoordinasi pemerintah dan Bank Rusia, kami berhasil mengatasinya," tegasnya.
Mishustin mencatat bahwa meskipun dalam kondisi yang sulit, adalah mungkin untuk mendukung warga negara, bisnis, dan proyek pembangunan kita, menciptakan dasar untuk pertumbuhan lebih lanjut. Dia menambahkan bahwa anggaran federal Rusia untuk tahun 2025-2027 akan dieksekusi dengan defisit, yang diharapkan pada tingkat setengah persen dari PDB pada tahun 2025.
"Pelaksanaan anggaran federal diharapkan dengan defisit selama tiga tahun. Pada tahun 2025, (defisit diharapkan) pada tingkat setengah persen dari PDB," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pendapatan anggaran federal Rusia akan tumbuh sebesar 12% tahun depan menjadi 40,296 triliun rubel (USD433 miliar). "Sementara, pengeluaran anggaran akan naik menjadi 41,47 triliun rubel (USD445 miliar)," tambah Mishustin.
(fjo)
Lihat Juga :