Bos Indodax: Industri Kripto Didorong Lebih Terbuka dan Transparan

Jum'at, 27 September 2024 - 09:21 WIB
loading...
A A A
Oscar juga menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, Indodax telah mendorong bursa kripto lainnya di Indonesia untuk lebih terbuka dan transparan. Namun, hingga saat ini, belum ada bursa lain yang mengikuti langkah tersebut. Oscar optimistis bahwa transparansi akan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem kripto yang lebih aman dan terpercaya.

Analis kripto, Angga Andinata, mengatakan langkah Indodax yang tidak hanya menyajikan laporan cadangan aset, tetapi juga menyediakan verifikasi data cadangan secara real-time. Menurut Angga, langkah ini patut diikuti oleh bursa kripto lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Nilai Transaksi Aset Kripto di Indonesia Naik 353,94% Tembus Rp344,09 Triliun

Angga juga menyoroti rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperketat pengawasan terhadap aset kripto di Indonesia, termasuk dengan mewajibkan penyimpanan cadangan aset di perusahaan kustodian. Dia berharap perusahaan kustodian nantinya juga menerapkan transparansi dalam mempublikasikan cadangan mereka.

Oscar menambahkan, transparansi yang diterapkan Indodax bukan hanya untuk mematuhi regulasi, tetapi juga mencerminkan integritas perusahaan. Langkah ini dapat menjadi standar baru di industri kripto Indonesia dan global, dengan lebih banyak bursa yang mengikuti jejak Indodax untuk menciptakan ekosistem kripto yang lebih aman, transparan, dan terpercaya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Rekomendasi
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
Berita Terkini
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved