IHSG Makin Lesu di Bawah 7.500, TOBA hingga GOTO Jadi Biang Kerok
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 17:17 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup ke zona merah pada sesi terakhir perdagangan, Jumat (4/10/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seharian melemah, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kembali ditutup ke zona merah pada sesi terakhir perdagangan. IHSG hari ini ditutup melemah 47,73 poin atau 0,63 persen ke level 7.496.
Pada penutupan perdagangan, Jumat (4/10/2024), terdapat 234 saham menguat, 333 saham melemah dan 225 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp11,6 triliun dari 25,2 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 1,13 persen ke 926,795, indeks JII melemah 0,93 persen ke 518,787, indeks IDX30 turun 1,14 persen ke 478,037 dan indeks MNC36 melemah 0,91 persen ke 364,338.
Baca Juga: Sempat Dibuka Menguat, IHSG Berakhir Loyo ke Level 7.543
Sedangkan indeks sektoral yang berada di zona hijau, yaitu energi 0,22 persen, kesehatan 0,34 persen, infrastruktur 0,03 persen. Kemudian sektor yang lain mayoritas melemah seperti barang baku 0,43 persen, industri 0,71 persen, properti 1 persen, konsumer non siklikal 0,21 persen, finansial 0,96 persen, konsumer siklikal 0,65 persen, teknologi 2,02 persen, transportasi 0,59 persen.
Pada penutupan perdagangan, Jumat (4/10/2024), terdapat 234 saham menguat, 333 saham melemah dan 225 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp11,6 triliun dari 25,2 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 1,13 persen ke 926,795, indeks JII melemah 0,93 persen ke 518,787, indeks IDX30 turun 1,14 persen ke 478,037 dan indeks MNC36 melemah 0,91 persen ke 364,338.
Baca Juga: Sempat Dibuka Menguat, IHSG Berakhir Loyo ke Level 7.543
Sedangkan indeks sektoral yang berada di zona hijau, yaitu energi 0,22 persen, kesehatan 0,34 persen, infrastruktur 0,03 persen. Kemudian sektor yang lain mayoritas melemah seperti barang baku 0,43 persen, industri 0,71 persen, properti 1 persen, konsumer non siklikal 0,21 persen, finansial 0,96 persen, konsumer siklikal 0,65 persen, teknologi 2,02 persen, transportasi 0,59 persen.
Lihat Juga :